My piece at @tempodotco. President Prabowo did not comply with the Constitutional Court's decision. He could be impeach.
Reformasi = Masih Repot
https://t.co/fAO3WbK3gv.
Lo pernah nggak sih ngerasa negara ini kadang lebih galak ke rakyat kecil daripada ke pejabat yang salah?
Nah, ada satu orang yang seumur hidupnya berdiri di barisan paling depan buat lawan ketimpangan itu.
Namanya Adnan Buyung Nasution. Julukannya: "Pendekar Hukum."
Thread ini gue susun kronologis + pake kerangka MADILOG biar lo paham bukan cuma cerita, tapi juga logika di baliknya.
Ingat, Prof. INI DEMO. Bukan konser apalagi pertandingan sepak bola. Kalau logikanya spt itu knp tdk pejabat2 itu yg dikembalikan ke partainya masing2 biar kembali belajar bgmn mengurus negara dgn benar. Dgn begitu kelakuan/keputusan mereka tdk menggagu hajat hidup orang banyak.
Apa mungkin demo2 begini sejak awal diarahkan saja kumpul di gelora Senayan, boleh teriak2 di kawasan bebas. Para menko &wamen terkait ditugasi resmi mndengarkan tuntutan masyarakat. Dg begitu demo tdk perlu mengganggu lalulintas di jalanan & risiko kecelakaan bisa dicegah.
Sampai kapan politik kontestasi kepresidenan di Indonesia akan tidak diwarnai lagi dengan mitologi jawa. Katanya Indonesia, tapi buat capres capres harus keturunan kerjaan inilah, itulah dan hal - hal seperti ini.
Kata Prof Yusril Ihza Mahendra...
Indonesia itu gak cocok dgn sistem pemilu-> One man One Vote. (Pemilu langsung)
Kenapa?
- literasi pendidikan rendah
- Pendapatan Perkapita Indonesia Rendah
Makanya-> Kampanye yg berkualitas/paslon yg baik akan kalah dengan MONEY POLITIK.
Fyi, cara pemilu tak langsung:
Fraksi MPR usulkan calon-> kalo hanya 1 calon, langsung sah-> jika >1 calon, voting (kuorum 2/3 anggota)-> suara terbanyak menang -> dilantik jadi Presiden oleh MPR.
Hasil produk pemilu tak langsung yg ideal:
Gus Dur
Jadi, Iqbal Damanik (Aktivis Greenpeace) sedang berdialog dengan Alimudin (Relawan Prabowo Gibran) mengenai asas desa.
Iqbal : Apa coba mas Alimudin asas utama dari UU desa?
Alimudin : silakan😅
Iqbal : apa coba?
Alimudin :yaudah silakan😅
ekspresi jurnalis I News yang duduk disebelah Alimudin juga tampak terkejut setelah respon tersebut.
Tak hanya sekali, saat ditanya mengenai program Mife dia juga kembali menjawab tidak tahu.
Iqbal juga berpesan pada Alim, sah sah saja jika ingin membela pemerintah, tapi juga sertakan data yang valid dan statetment yang bisa diuji.
layaknya di Sepakbola, masyarakat juga bakal bilang bagus jika timnas bermain bagus, pun sebaliknya. Menurut keyakinan saya ini juga berlaku pada pemerintahan, sebab masyarakat adalah elemen paling jujur untuk menilai.
Punya kampus yg pendanaannya bergantung ke APBN & UKT. Sementar hasil penelitian bermutu mesti purchase dgn harga yang lumayan, sementara univ tidak berlangganan. Mau pakai duit sendiri, gaji dosen tidak seberapa. Sementara tuntutan negara sangat tinggi, menjadi global scholar.
Anime Barefoot Gen (1983) menggambarkan kengerian saat bom atom dijatuhkan di Hiroshima pada 6 Agustus 1945.
Dibuat berdasarkan pengalaman penulisnya, Keiji Nakazawa yang tinggal di Hiroshima saat bom dijatuhkan.
Satu kesimpulan kenapa ide n keputusan Prabowo muncul di luar nalar. Sebab tdk ada selama ini yg bantah apa yg dia katakan. Dari sisi personal kita mungkin bisa paham (bukan menerima) kenapa dia sampai mengartikan kritik thd tindakan negara dianggap sbg serangan thd pribadi.
Ucapan “Londo Ireng” Mengkhianati Mandat Konstitusi dan Kedaulatan Rakyat
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam keras pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyamakan wartawan, pengamat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dengan “Londo Ireng”. Pernyataan tersebut bukan sekadar candaan atau gaya komunikasi personal. Ia merupakan pelabelan terhadap kelompok kritis sebagai pihak yang tidak setia kepada bangsa, bekerja untuk kepentingan asing, bahkan secara tersirat sebagai pengkhianat.
https://t.co/CrGMnwiTzQ