YANG LAGI RAME
☕️1 kopi TUKU = 1 kg telur
🥤1 gelas Chagee = 2 aqua galon
🥓1 Chikuro = 2 liter minyak goreng
🍪1 Dubai Chewy Cookie = 1 kg ayam
Bukan soal boros, tapi ini soal mindset🤔🤔
Tanpa mengecilkan proses persalinan pada wanita yang taruhannya nyawa, ini adalah peringkat nyeri terberat yang pernah dirasakan oleh manusia berdasarkan penelitian:
1. Cluster headache: 9,7/10 (72% orang memberi skor 10/10).
2. Nyeri persalinan (labor pain): 7,2/10.
3. Pankreatitis: 7,0/10.
4. Batu ginjal (nephrolithiasis): 6,9/10.
5. Luka tembak (gunshot wound): 6,0/10.
6. Migraine: 5,4/10.
7. Patah tulang: 5,2/10.
Sumber ilmiah:
Burish (2021). Cluster headache is one of the most intensely painful human conditions: Results from the International Cluster Headache Questionnaire.
BAHAYA BEBEK BODREX ‼️
Membaca komentar ini kaget juga, kejadianku makan bebek bodrex kisaran tahun 2012 yang ternyata praktik tidak etis ini masih terjadi.
Memasak daging bebek dengan Bodrex atau obat sakit kepala lainnya agar cepat empuk adalah praktik yang sangat berbahaya bagi kesehatan.
Bodrex mengandung bahan aktif parasetamol (asetaminofen) dan kafein. Memanaskan obat ini dalam suhu tinggi saat memasak akan mengubah fungsi obat menjadi racun yang merusak organ vital.
Dampak Kesehatan Memasak dengan Bodrex:
1. Pembentukan Senyawa Beracun (4-Aminofenol) Ketika parasetamol dipanaskan hingga mendidih dalam waktu lama, zat tersebut mengalami hidrolisis. Proses ini memecah parasetamol menjadi senyawa kimia baru bernama 4-aminophenol.
2. Kerusakan Hati Akut (Hepatotoksik)
Senyawa 4-aminophenol bersifat sangat beracun bagi sel-sel hati. Konsumsi jangka panjang atau dosis tinggi dari daging yang terkontaminasi zat ini dapat menyebabkan gagal hati akut.
3. Gagal Ginjal
Selain hati, ginjal bertugas menyaring racun dari makanan. Senyawa pecahan parasetamol ini dapat merusak tubulus ginjal, memicu nefritis, hingga menyebabkan gagal ginjal kronis.
4. Kerusakan Nutrisi Daging
Obat sakit kepala yang direbus bersama daging justru akan merusak kandungan protein alami di dalam daging bebek tersebut, sehingga menurunkan nilai gizinya.
Banyak cara alamiah yang sehat untuk sekedar mengempukkan daging bebek, dengan daun pepaya atau buah nanas misalnya.
Referensi Jurnal Penelitian
Praktik tidak etis pengempukan daging dengan parasetamol telah diteliti dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional:
1. Jurnal Heliyon (2023)
Judul Studi: Meat tenderization using acetaminophen (paracetamol/APAP)
Temuan: Penelitian ini mengulas bahaya penggunaan parasetamol (acetaminophen) oleh pedagang atau rumah tangga.
Studi menegaskan bahwa selama proses memasak, parasetamol terhidrolisis menjadi 4-aminophenol yang terbukti merusak hati dan ginjal hingga memicu kegagalan organ. Detailnya dapat dibaca di Jurnal Heliyon melalui ScienceDirect.
2. Jurnal Review Internasional (Pure UG / Eurekaselect)
Judul Studi: The Unethical Use of Paracetamol As a Food Tenderizer
Temuan: Studi melacak maraknya penggunaan parasetamol ilegal sebagai pengempuk makanan di beberapa negara berkembang karena alasan menghemat gas/bahan bakar.
Gw bacain replies dan benar-benar deh, kemampuan berhitung dan berlogika udah ga ketolong.
"Carcep" yang dituliskan oleh Fiory ini bisa digunakan kalau udah paham soal distribusi dan tentunya punya "sense" di angka. Nah harusnya "sense" ini dimiliki kalau sudah belajar aritmatika.
Dan ya benar, dengan melihat 10 detik juga bisa selesai. Kenapa bisa selesai? Karena opsi jawabannya obvious banget. Single digit dan angkanya berbeda semua.
Ketika pilihan jawabannya adalah 11, 21, 31, dan 1, ya di sini baru menggunakan proses aritmatika sederhana. Waktu pengerjaannya mungkin lebih dari 10 detik tapi kurang dari semenit.
Gw rasa inilah alasan guru selalu meminta muridnya untuk hafal pertambahan/pengurangan/pembagian/perkalian 1-10 di luar kepala. Biar sensenya dapat.
@ikhwanuddin Dari buku Calculusnya Purcell, ada kutipan dari Galileo yg bilang bahwa teorema2 yg udah dipelajari harusnya dihafalkan krn buang2 waktu kalau harus membuktikan semua step perhitungan.