Sambil menggendong bayinya yang tertidur lelap, sepasang suami istri berjalan menyusuri jalanan di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, pada malam hari. Mereka kebingungan mencari tempat tinggal untuk kedua buah hati mereka yang masih kecil. Sang suami, Alan, bingung mencari pertolongan kepada siapa. Istrinya hanya bisa pasrah. Begitu juga kedua anaknya yang masih kecil, duduk di pinggir jembatan di tengah jalan.
Informasi mengenai keberadaan pasutri tersebut sampai ke Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan. Purnomo terlihat mengajak pasutri beserta anak-anak mereka ke tempat yang lebih layak. "Satu keluarga ini akan saya tampung tinggal sama saya. Informasi yang saya terima mereka diusir oleh keluarga," kata Purnomo.
Purnomo juga membelikan keperluan bayi pasutri tersebut. "Untuk keperluan bayi dan belanja tadi sekitar Rp5 juta. Sisanya akan digunakan untuk kontrakan dan modal usaha. Saya tidak mau uang itu langsung habis begitu saja," ucapnya.
📸: Dok. Instagram @/purnomopolisibaik.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | videonews | R158 | E164 | E103 | V114
#bicarafaktalewatberita #kumparan
🚨 JUST IN:
World-renowned Spanish manager Pep Guardiola:
“The genocide in Palestine hurts me. It’s impossible not to be affected.
They want me to never speak. I am always here and I will speak.”
Sementara itu di Tel Aviv para imigran gelap awalnya mengabaikan suara sirine, mereka optimis bahwa tidak akan ada rudal Iran yang bisa mencapai tempat mereka.
Dengan santainya mereka mengaktifkan kamera hendak merekam proses intersepsi yang dilakukan oleh sistem pertahanan udara negaranya, namun belum seketika sebuah satu unit rudal Ghadr mendarat mulus di sekitarnya.
Sontak mulutnya memaki-maki Iron Done yang tidak bisa berbuat apa-apa saat rombongan rudal Iran bertandang ke wilayah tersebut, sistem David Sleep juga hanya bisa terlelap ketika paket rudal Iran tiba di sekelilingnya.
😁
Di sebuah gang sempit, hiduplah Mbah Sugeng yang setiap hari berjuang melawan kerasnya hidup dengan tubuh yang sudah tak lagi kuat Sejak ibunya meninggal 3 tahun lalu, Mbah tinggal sendiri di rumah kecil sederhana peninggalan sang ibu.
Tak ada yang menemani, hanya kerupuk dagangan yang selalu ia kalungkan di leher setiap pagi Dari pukul 8 pagi hingga 12 siang, Mbah berjalan jongkok menyusuri jalan demi menjual kerupuk seharga Rp2.000. Penghasilannya tak menentu, kadang hanya membawa pulang Rp4.000 dari dua kerupuk yang terjual, Tubuh Mbah sudah kaku akibat dua kali terjatuh di sungai 7 tahun lalu.
Kini tangan, kaki, bahkan lehernya sulit digerakkan.
Untuk berjalan saja Mbah harus jongkok, bahkan tidur pun tak bisa telentang karena tubuhnya tak mampu bangkit kembali. Pernah suatu hari Mbah terjatuh saat berjualan dan tak bisa bangun sendiri. Yang lebih menyakitkan, ada orang-orang yang menertawakan cara jalannya dan menyebutnya seperti robot 🥹
Namun di tengah rasa sakit dan lapar yang sering datang, Mbah Sugeng tetap memilih berjualan daripada meminta-minta di jalan.
Mbah percaya, Tuhan selalu memberi rezeki bagi orang yang mau berusaha.
Sehat selalu ya Mbah Sugeng.
Hasil serangan Iran hari ini, Kuwait terbakar hebat. Mengindikasikan bahwa sistem pertahanan udara Patriot tidak sanggup memayungi Kuwait dari serangan Iran.
😁
Apa karna GANTENG?
Belum jadi suami aja sudah main fisik ya Tuhan 😭😭
Gimana klo sudah menikah??
Ini cewek gila atau waras sih,,,,,
Kok bisa bertahan sama monster
😬😬😩😩
Ternyata banyak juga ya yang ngebunyiin klakson di Bundaran UGM 🤣🤌
Poster "Bunyikan Klakson Kalau Capek Jadi WNI" langsung direspon rame.
Tanda rakyat lagi capek berat Wok...
🚨🚨
لن تبقى لهم دبابات ( تذكروا جيدا)
ابطال حزب الله اللبناني يصفون جنود الاحتلال الإسرائيلي وينتزعونهم من داخل الدبابات !!
مشاهده تشفي صدور قوم مؤمنين
تسلم الأيادي ✌️🇱🇧✌️