Bukan film baru sih, tp film ini bikin orang ga habis pikir, biggest plot twist di akhir, tapi selama proses jg ga kelewat emosional.
Film ini bercerita ttg seorang guru yg dingin, sedikit ambisius, dan cukup tegas. Disaat momen kelulusan yg seharusnya semua murid merayakannya, si guru malah di dorong jatuh dari balkon hingga meninggal.
Bukannya lanjut ke kehidupan setelahnya, si guru malah dibangunkan ke tepat 1 tahun sebelum dia dibunuh. Sejak itu dia penasaran dan mencari siapa yg akan membunuhnya kmd berusaha mencegahnya jika itu bisa.
Obat2an naik, dulu biasa pengadaan nacl infus 1 kardus isi 20 botol itu sekitar 140k. Sekarang pengadaan 1 kardus udah tembus 200k. Selisih 60k itu kerasa banget woeee๐๐ซ
harga barang yang berpotensi naik,
efek 1 $USD = Rp.18.000
tapi tenang sobat, tidak akan ada demo. selama bbm tdk di naikkan harganya. @prabowo tau banget soal ini.
1). Mi instan
2). Tahu dan tempe
3). Tepung terigu
4). Roti dan kue
5). Smartphone / Handphone
6). Laptop dan komputer
7). Komponen PC (seperti RAM, kartu grafis/VGA, dan prosesor)
8). Daging ayam potong
9). Telur ayam ras
10). Obat-obatan (baik generik maupun obat paten)
11). Suplemen dan vitamin impor
12). Alat kesehatan (seperti masker medis, alat cek darah, dan perban)
13). Suku cadang (*spare parts*) mobil dan sepeda motor
14). Mobil dan sepeda motor baru
15). Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex)
16). Susu formula anak (yang menggunakan bahan baku bubuk susu impor)
17). Produk kosmetik dan perawatan kulit (skincare) merek luar negeri
18). Barang elektronik rumah tangga (Televisi, AC, Kulkas, Mesin Cuci)
19). Pakaian, sepatu, dan tas bermerek impor
20). Daging sapi impor (*frozen beef*)
21). Bawang putih (karena mayoritas pasokan nasional masih diimpor)
22). Buah-buahan impor (seperti apel, anggur, pir, dan kurma)
23). Gula pasir (sebagian besar bahan baku gula mentah/rafinasi didatangkan dari luar negeri)
24). Gas LPG non-subsidi (Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg)
25). Keju, mentega (*butter*), dan krim olahan susu impor
26). Konsol game (PlayStation, Nintendo Switch, Xbox)
27). Kamera digital dan lensa fotografi
28). Smart TV dan Android TV
29). Perangkat audio (Speaker bluetooth, *headphone*, dan *earbuds* nirkabel)
30). Powerbank dan aksesori pengisi daya (charger serta kabel data)
31). Oli dan pelumas mesin kendaraan (bahan dasar *base oil* menggunakan standar harga global)
32). Ban kendaraan bermotor (menggunakan komponen kimia pengolah karet impor)
33). Aki kendaraan (battery mobil dan motor)
34). Pupuk kimia non-subsidi (bahan baku fosfat dan kalium sepenuhnya diimpor)
35). Biji plastik (bahan baku utama pembuatan botol, kantong, dan wadah kemasan industri)
36). Kertas fotokopi dan kertas cetak (harga bubur kertas/pulp terikat harga komoditas global)
37). Besi beton dan baja ringan untuk konstruksi pembangunan
38). Cat tembok dan cat industri (menggunakan pigmen dan bahan kimia inti impor)
39). Sepatu olahraga merek global (seperti Nike, Adidas, Puma, dll.)
40). Parfum original merek luar negeri
41). Pakaian dan jaket dari lini mode internasional (fast fashion retail)
42). Mainan anak bermerek impor (seperti Lego, diecast Hot Wheels, dan action figure)
43). Alat musik modern (Gitar listrik, keyboard, piano digital, dan drum elektrik)
44). Alat olahraga impor (Raket badminton/tenis, sepeda, dan peralatan gym)
45). Pakan kucing dan anjing (pet food) merek internasional
46). Susu kedelai kemasan pabrikan
47). Cokelat batangan dan produk berbasis kakao olahan dari luar negeri
48). Saus dan bumbu masakan kemasan impor (seperti saus pasta instan, kecap Jepang, dan mayones)
49). Suplemen kebugaran (seperti whey protein, kreatin, dan susu diet impor)
50). Tiket pesawat terbang rute internasional (karena biaya avtur global dan sewa pesawat menggunakan mata uang USD)
Dospem + dosbingku oke, ga susah ditemui. Pas seminar sempat dibantai tapi saran kritiknya sangat membangun. Kendalanya adalah di data penelitian yang adaaaa aja masalahnya. Karena skripsiku di lab, pernah sampel rusak, ga kebaca di PCR, hewan uji mati sebelum sampling, dll
Aslinya skripsi itu gampang kalau dospemnya oke dan kitanya punya environment yg memadai ๐โโ๏ธ
Susah buat melawan kalau penyebab malas, takut, dan pesimisnya ya yg dekat dan setiap hari ada di kehidupan kita.
Tempatnya adekku di ugm ini baru ukt gol 4๐ฅฒ dan dulu pas penentuan ukt ada beberapa yg mengundurkan diri karena ga bisa bayar ukt yg terlalu tinggi itu. Udah aju banding pun ada yg ditolak
ini bahkan bukan ukt anak pns, cuma ukt tukang kayu yang penghasilan ga menentu, gaada lulusan sarjana di kk, tulang punggung cuma 1, dengan tanggungan 2 anak sekolah
Ada yang lagi rame:
DUGAAN Beberapa orang Indonesia melakukan pemalsuan riset terorganisir dan TERUNGKAP di Konferensi ilmiah di Denmark??
Masih menunggu kesimpulannya.
Karena ini berpotensi mencoreng nama baik ilmuwan Indonesia di mata internasional.
@tanyarlfes Nder aku dulu juga pernah semacam pkl di RS tipe A aja udah capek banget hampir ga bisa istirahat, gimana yg pegawai tetap tiap hari begini. Trus sekarang kerja di klinik, emang gajinya sangat imut tapi aku bisa ngebagi waktu lebih balance. Yg terpenting bisa sholat tanpa diburu2
@azookeeper24 Iyaa sih saling mengingatkan, cuma sebagai sesama farmasi ikut nangis ada yg ngelolosin loperamid buat anak๐ญ padahal kita juga belajar terapi diare yg aman buat anak๐