Dalam simulasi catur, ibaratnya pertarungan mastermind 2029
Bukan pakde Jokowi vs Pak Prabowo
Tapi pakde Jokowi vs Sjafrie + Dasco + Mega + SBY
Ditutupin segala 😄
Video: A Haruki Marukami mega fan reacts with sadness to the announcement that his favorite novelist did not win this year's Nobel Prize for Literature. In their haste to create an announcement sign, someone misspelled the name of the winner, Anne Carson.
Sini saya jelasin Kak, kebetulan saya juga lulusan MDIS. Saya jelasin berdasarkan pengalaman saya ya, bukan dari Google atau ChatGPT. Tolong dibaca sampai habis, karena penjelasan saya panjang.
Banyak orang ngeledek dan menghina berdasarkan peringkat yang dikeluarkan di tahun 2025. Perlu digaris bawahi, MDIS itu kampus swasta tertua di Singapore, di tahun saya masuk, atau bahkan di tahun Gibran masuk, MDIS masih jadi kampus yang layak diperhitungkan.
Bahkan sampai tahun 2020 sendiri, MDIS masih menang kompetisi International melawan kampus-kampus lain di Singapore, saya lampirkan foto di bawah, bisa dilihat dengan jelas. Kebetulan saat itu saya dan tim berhasil membawa kemenangan untuk MDIS di ajang kompetisi Internasional.
Dan perlu diingat, tiap kampus itu punya jurusan unggulan, dan untuk saat itu, MDIS termasuk unggulan untuk jurusan komunikasi, marketing, pariwisata, jurusan tersebut sering menang kompetisi.
Komparasinya di tahun itu belum banyak kampus swasta yang lebih baik dari MDIS. MDIS punya gedung sendiri, punya asrama mahasiswa, lapangan, gym, studio, kantin, ruang praktek, dll, the whole building layaknya kampus besar. Dibanding kampus swasta lain yang pada saat itu bahkan gak punya gedung perkuliahan sendiri.
Tapi memang, MDIS gak bisa dibandingkan dengan NUS atau NTU, karena mereka itu kampus negri. Seleksinya jauh lebih ketat dan saingannya juga warga lokal yang dari awal memang sudah prepare buat bersaing untuk masuk kampus negri.
Dan gak cuma MDIS kok, kampus swasta di Singapore memang gak ngeluarin gelar Bachelor, Master, atau PhD atas nama institusinya sendiri. Mereka cuma bisa ngeluarin certificate sampai program Diploma/Higher Diploma/Advanced Diploma (istilah bisa berbeda tiap kampus).
Untuk program degree, kampus swasta di Singapore WAJIB bekerja sama dengan universitas luar negeri. Sebut aja: MDIS, Kaplan, PSB, SIM, Curtin, dll.
Kuliah degree di kampus swasta, ijazahnya dikeluarkan oleh PARTNER University-nya. Misal:
• MDIS punya partner universitas di UK
• Kaplan kerjasama dengan universitas dari UK, Australia, Ireland
• PSB sama universitas Australia dan UK
• SIM salah satu partnernya itu MIT dari US
• Curtin Singapore sendiri adalah kampus dari Curtin University Australia.
Intinya, sistem kerjasama antara kampus swasta di SG berpartner dengan kampus lain di luar negri itu memang dibuat supaya penyelenggara pendidikan swasta gak asal buka program lalu cetak gelar sendiri.
Kalau di Indonesia mungkin orang terbiasa liat kampus swasta ngeluarin ijazah atas nama kampusnya sendiri, walaupun kampusnya antah berantah, akreditasi C, bahkan gak punya gedung, dll, di Singapore gak bisa begitu.
Dan range harga untuk masuk di kampus-kampus tersebut itu bervariasi banget, dari ratusan juta sampai MILYARAN. Dan tentulah setiap orang yang mau masuk kampus swasta, pasti bakal membandingkan berbagai hal: fasilitas, modul pembelajaran, biaya, dll, mana yang paling worth buat tiap orang pasti berbeda.
Terus ada juga yang bilang, “Lulusan MDIS gak diterima jadi PNS Singapore.” Maaf banget Kak, tapi gak semua orang di Singapore punya cita-cita jadi civil servant.
MDIS sendiri punya jalur internship untuk program tertentu. Pekerjaan pertama saya justru saya dapat dari internship yang difasilitasi melalui MDIS.
Teman-teman seangkatan saya pun sampai sekarang fine-fine aja bekerja di berbagai perusahaan, baik di Singapore maupun negara lain. Alumni MDIS juga datang dari berbagai negara, dan di angkatan saya sendiri ada banyak warga lokal Singapore yang kuliah di sana.
Jadi kalau mau kritik ranking atau kualitas suatu kampus, silakan. Tapi jangan pakai ranking tahun 2025 untuk menghakimi keputusan orang yang kuliah bertahun-tahun sebelumnya. Sebelum menghina, minimal pahami dulu cara sistemnya bekerja. Terima kasih 🙏🏻
bu Susi kan sebelumnya pendidikan formalnya berhenti di SMP
kalau Gibran kan lanjut sampai S1
masak musti ngulang Paket C 😂
kacau juga ini, merugikan semua diaspora jadinya
Sedikit FUNFACT: banyak cewek yg hobi baca g mengharuskan pasanganny punya hobi yg sama, yg penting full support hobi kita
Kalo performative gt kesannya palsu
Btw real reader tau kok mana yg performative mana yg engga
"Hirayasumi" by Shinzo Keigo will END in 2 chapters
TV Anime starts in Jan 2027
A man hitting 30 inherits the small house of an old lady. He starts living there together with his cousin, a girl busy facing her own challenges as a freshman art college student
Eng Release VIZ Media
French Release Lezard Noir
Gua bukan perokok, tapi kadang ada keadaan gua merokok ketika memang ada tujuan untuk bersosialisasi atau deal sesuatu.
Kadang lu harus ikut minum alkohol untuk bisa lobi sesuatu atau main yg abu2. Cara main dunia begitu, bukan karena kemauan kita.
Kita tinggal milih yg paling bisa kita toleransi.
Kalau sekedar hal biasa atau hepi2, alkohol atau rokok gua jauhin. Karena kebermanfaatannya antara yg gua dapat dengan dampak ke tubuh guanya gak seimbang.
Asumsi deal proyek belasan M, dengan dana 30% dari itu lu bisa cover kesehatan lu setelah beres proyeknya.