I couldn’t stop thinking the same thing following the ongoing humanitarian crisis in Gaza. Tragically, the international society hasn’t changed much after 500 years after all.
Sepakbola Indonesia nyatanya memang hanya ajang pamer superioritas antar suporter, merasa paling menguasai, merasa paling fanatik, giliran bicara prestasi sepak bolanya ya memang nol besar
Kabar duka sepakbola Indonesia
Tri Fajar Firmansyah, suporter PSS Sleman meregang nyawa setelah koma beberapa hari usai dianiaya beberapa orang. Penganiayaan itu terjadi pasca kerusuhan antarsuporter di Yogyakarta, (25/7).
Hal yang tidak diinginkan, nyatanya terulang kembali.
"waduk" juga berubah makna menjadi "bohong" karena dekat dengan "Wadul".
"berbohong" bisa jadi "Ngawadul" atau "Ngawaduk".
Jadi "rencana pembangunan waduk" dalam bahasa sunda artinya:
"rencana pembangunan bohong"
Atau
"rencana pembangunan tai"