Ada yang duduknya mengajarkan kesetaraan.
Ada yang berdirinya mengajarkan kerendahan hati.
Dari Kyai Hasan kita belajar:
Duduk sama rata, berdiri tak saling tinggi.
Meski penghormatan datang berjejer, Ia tetap memilih menunduk.
Karena ia tahu, menjadi pemimpin bukan tentang terlihat tinggi,
Tapi tentang tidak pernah lupa cara menjadi manusia.
Manusia yang paling berhak menasihati pemerintah adalah para ulama, ash-habur ra’yi (para cendekiawan) yang dikenal baik akhlaknya, dan ahlu halli wal ‘aqdi (para ulama yang ‘alim di majelis Syura). - Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
SATU KATA UNTUK BELIAU: K.H. Hasan Abdullah Sahal
Fires are smoldering in Indonesia, which is in a severe and widespread drought. Some of these are tropical peatland fires, which burn slowly, release higher amounts of air pollution, and are notoriously difficult to extinguish.
dr Tirta melalui postingan terbarunya,
"Kenaikan bensin itu baru langkah awal, yg akan memberikan efek domino ke naiknya harga2 yg lain.
Yg tercekik itu yg finansialnya dan gajinya terbatas."
Pinjol, judol, dan preman debt collector dipelihara bukan hanya untuk merampok rakyat, melainkan untuk meneror ratusan juta rakyat.
Ketika mengkritik, kena doxxing.
Pertanyaan: siapa yang doxxing?
Siapa mafia yang pegang begitu banyak data pribadi sampai data alamat rumah?
Terlalu lama kita dipimpin oleh mereka yang menyamarkan legitimasi dengan legalitas. Yang bersembunyi di balik pasal ketika etika dan moralitas dipertanyakan.
Sejatinya legitimasi itu bak udara: tak terlihat, namun mencekik dalam ketiadaannya.
Ketika kepercayaan runtuh, legitimasi sirna; tidak ada kedaulatan. Tanpa kedaulatan, maka bellum omnium contra omnes et homo homini lupus:
Manusia adalah serigala bagi sesamanya.
Inilah saat sistem presidensial diuji: bahwa seorang Presiden bukan hanya kepala pemerintahan, tetapi juga kepala negara.
President Prabowo, you must restore trust.
God be with you..