Hidup itu terus berjalan dan berjalan terus, saat terhenti maka bahaya menemui. Laksana pesawat terbang melaju di angkasa saat mesin mati maka terjatuhlah. Yang abadi tetaplah amal baik, tak akan binasa walau badan ini sudah membumi ditelan masa.
Tuhan Maha segalanya. Maka, Maha melampaui seluruh ciptaan-Nya. Ruang dan waktu pun terikat pada-Nya. Sehingga yang berada pada ruang dan waktu itupun tiada luput dari pengawasan-Nya. Tuhan...., jadikan kami pengabdi sejati-Mu.
Hati adalah wadah rasa, dan perilaku tubuh adalah realisasinya. Jika wadah ini rusak isinya maka perilaku tubuh rusak pula tingkahnya, maka perusak adalah sifatnya. Maka, jagalah hati.......!!!
Proses adalah cara dalam mematangkan diri menjadi lebih siap pakai. Pada sudut yang berbeda bagi yang tak suka proses namun ingin instan, dia bagai buah bajang yang tak bisa dimakan, kemudian nasibnya terbuang.
Tak mungkin ada kesepahaman jika tidak membuka sedikit ruang untuk dipahami dan memahami. Pada saat yang sama terjadi kebuntuan antara keduanya. Maka kesepahaman itu penting, dalam dinamika hidup yang memuat perbedaan ini.
Yang abadi tetaplah amal kebaikan yang dilandaskan pada iman dan ilmu. Pada posisi yang berbeda dosa tetaplah membinasakan bagi pelakunya. Maka tetaplah di jalur yang baik dan benar......
Jika hati membumi. Bagai bumi yang dihuni oleh ragam perbedaan nan diinjak oleh pelbagai insan baik pendosa maupun insan mulia. Dia tetap menampung semua dengan ikhlash dan menumbuhkan berkah bagi semuanya.
Terharu melihat adek kita ini. Umur 10 Tahun sudah Hafal Al-Quran, Kitab Dzurrotun Nashihin, dan Alfiyah Abnu Malik. MasyaAllah.... https://t.co/8zXwLnR6TD
Subhanallah...
KH Ma'ruf Amin menyerahkan cinderamata kepada Muhammad Bisma Rahmatullah di usia 8 tahun hafal Al-Qur'an 30 Juz, lalu 9 tahun hafal 1002 bait Aliyah Ibn Malik, dan 10 tahun hafal Kitab Durratun Nasihin.
Bisma lahir di Gedangan, Sidoarjo, 10 April 2007.