ngeliat besok those upper class ngumpul di istana negara all smiles and laughs for independence day while people in aceh, ntt, and papua still struggling... we really live in a dystopia country 🥲
praying Ma gets better soon, ga tenang bgt tiap gw tinggal ke kampus mana organisasi lagi sibuk² nya, ga ada yg standby pula cus dad works in other city nd my bro busy with osis stuff 😔
- KITA ADA PILIHAN POTONG GAJI PEJABAT.
- KITA ADA PILIHAN TARIK BIAYA TUNJANGAN.
- KITA ADA PILIHAN SURUH MEREKA BAYAR PAJAK.
- KITA ADA PILIHAN STOP MBG, STOP KOPDES
TAPI YANG MEREKA PILIH
- KITA DISURUH HEMAT
- PAJAK DINAIKKAN
- CONTENT CREATOR REMAHAN DIPAJAKIN
- UMKM KENA PAJAK SEPERTI PT
- LISTRIK MENYALA BERGILIR
- BBM DINAIKKAN
- SUKA BUNGA DINAIKKAN
- KALO NGK SUKA DSURUH PINDAH WARGA NEGARA
NASIB +62
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
"kiranya Gugatan ini tidak mencapai apa yg kami harapkan kami juga perlu menilai ulang APAKAH PERAN GURU DI NEGERI INI MASI CUKUP BAIK"
😭 nyesek dengernya😭
"Sekali lagi majelis hakim, kami para guru disini hadir untk memberikan peringatan dan Kesaksian bahwa kita sudah sampai kepada masa kebodohan meraja rela"
Bukan hanya guru, tapi kita juga ikut jd saksi😭
@prabowo lu login doang pamer telfon! Nanggepin kagak🫵
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.