gimana kalau plot twistnya tiba-tiba tahun depan kamu menikah dengan seseorang yang benar-benar siap dari segi apapun. segi agamanya, vibesnya, cara berpikir, hobinya, kematangannya, dan semua yang kamu suka ada di dalam dirinya.
Wanita ditangan pria yang sudah bosan:
dibikin ngemis, dibuang, dibikin nangis terus, dibikin ovt setiap saat, dianggap ribet, diremehin, dianggap dunia bukan tentang cewe doang, dibikin feeling lonely, dry text dan jarang dikasi kabar.
Perempuan itu cerminan dari energi yang ia terima setiap hari 🤍
Kalau tangki cintanya penuh,
dia lembut. Kalau hatinya tenang,
dia sabar.
Kalau merasa dihargai,
dia akan memberi lebih banyak cinta.
coba lagi mulai lagi percaya lagi berdoa lagi
berjuang lagi dan bertahan lagi. semua hal memang perlu kata "lagi" agar tidak sampai pada kata "menyerah".
Ibuku pernah bilang :
"Menikahlah dengan pria yang tidak akan pernah membuatmu sendiri. Entah itu sendiri mengurus anak, sendiri membiayai anak, atau sendiri mengurus rumah. Sebab merasa sendiri setelah melepas masa lajang itu jauh lebih berat daripada sendiri tapi belum menikah."