Tidak didengar memang menyakitkan.
Tapi lebih menyakitkan lagi ketika setiap kali kamu mencoba menjelaskan dirimu, kamu justru dibuat merasa bersalah.
Akhirnya kamu berhenti bicara.
Dan mulai memendam semuanya sendiri.
pernah denger analogi ini
Maka bertumbuhlah dengan sangat cantik, biarlah luka-luka itu menjadi perjalanan yang perlahan membentukmu menjadi akar yang kuat. 
Dan suatu hari nanti kamu akan melihat ke belakang dan bilang "Oh... ternyata semua yang pernah patah itu sedang menumbuhkan aku"
Setelah gue amatin, berasa banget bedanya temenan sama orang yg lahir dari keluarga berpendidikan & berkecukupan (at least diperhatiin well being anaknya).
Surprisingly, mereka lebih tau basic manners walau kadang keliatannya individualis, justru yg gue notice setelah kenal lebih jauh mereka kyk gitu karena tau boundaries.
Ga suka ikut campur urusan pribadi orang lain kalau emg bkn urusan mereka. Meanwhile yg ‘maksain’ keliatan ‘old money’ MOST of them kacau bgt personality & mannerismnya
Temenku pernah nanya
“Kalo mantan lo nikah sama cewe dia yg sekarang gimana? Mereka kan berawal dari selingkuhin lo”
Aku jawab
“Gapapa, malah bagus. Justru gue bersyukur kalo mereka jodoh, karena emg org kaya mereka ya cocoknya dapet yg kaya mereka juga. Jangan sampe cewe atau cowo lain yg lebih baik jadi pasangan mereka”
MARI KITA USAHAKAN MENJADI PEREMPUAN YANG MESKIPUN GA SUCI2 AMAT TAPI TETAP MEMPUNYAI PRINSIP UNTUK TIDAK JAHAT, MEREBUT, MERUSAK DAN MENGGANGGU KEBAHAGIAAN WANITA LAIN.
di umur sekarang gue lebih milih cut off dari pada harus ngejelasin ada apa dan kenapa.
gue juga kalo tiba tiba di cut off ga perlu nanya kenapa dan ada apa interopeksi dan yaudah aja.
emanggg sialan loker di sini tuhh
semuanya harus berpengalaman sampe magang pun berpengalaman
TERUS GUE MAO NYARI PENGALAMAN DIMANA KALO SEMUANYA JADI YG BERPENGALAMAN AMNJINKKKK😭😭😭