Aku pernah membaca satu fakta tentang perasaan seseorang:
1. Orang yang pernah trauma dan menyimpan luka yang dalam, sering kali justru terlihat indah dan menawan di mata orang lain.
2. Orang yang paling kesepian adalah mereka yang paling ramah pada semua orang.
3. Orang yang paling hebat dalam mengerti, memahami, dan mendengarkan, biasanya adalah mereka yang memeluk kesakitannya sendiri dalam diam.
You don’t have to be picked to be valuable.
You don’t have to be chosen to be lovable.
You don’t have to earn affection to deserve care.
You are not asking for too much.
You were just taught to beg
for something that should’ve always been yours:
Safe, steady love.
Your nervous system learned this young:
“If I’m good enough, they’ll come closer.”
“If I’m quiet enough, they won’t leave.”
“If I take up less space, maybe they’ll finally see me.”
That’s not love.
That’s self-abandonment disguised as connection.
Makin kesini makin keliatan nir-empati dan egoisnya deh kebanyakan cewe. Tiap hari ada aja dirkusus bare minumum cowo, standard tinggi, demand ga realistis.
Cowo dituntut royal, valentine day ga ngasih bunga dicap ga sayang.
Lupa apa ya kalo cowo juga individu yang juga punya keinginan, dibeliin PS5 sama cewenya misalnya.
Tapi kalo ga dibeliin, cowo mana ada mengutuk ceweknya ga peduli.
Cewe yang mindset nya masih nganggep cowo harus jadi provider padahal masih pacaran, mending sendiri dulu ajasih.
Leave the men alone. Biar mereka nikmatin sendiri juga duitnya buat rakit Lego, sama nimbun game Steam.
Semakin dewasa saya semakin menyadari, bahwa sebuah kalimat apalagi datang dari seseorang yang sangat dekat dengan kita itu bisa menjadi senjata yang positif maupun sangat destruktif.
Awal mula war antara SEAblings vs Netizen Korea (Knetz)
▪︎ Di Malaysia lagi ada konser salah satu artis korea. DI dunia perkpopan ada yg namanya fansite. (Fans yang biasanya motoin idol korea entah itu konser, fansign/aktivitas lain terus di post)
▪︎Di konser itu banyak fansite dr korea yg ikut ke konser Malaysia. Karena mereka make kamera professional, udh besar diangkat tinggi² pula kameranya, jadi menghalangi penglihatan fans lain
▪︎ Coba ditegur tapi ga mempan. Selain itu, sebenernya hal kaya gitu melanggar rules
▪︎ Berujunng Knetz ga terima, tapi mereka malah rasis sama orang² asia tenggara. Ngatain miskin, kulit gelap, wajah kaya hewan, dll. Bergabunglah SEAblings menjadi satu kesatuan vs Knetz
▪︎Knetz balesnya make bahasa korea terus, disuruhlah pake bahasa inggris sama orang² kita. Tapi dia malah bilang "ngapain make bahasa inggris. gw mah bangga sama bahasa sendiri. Ga kaya kalian yang bangga komunikasi pake bahasa negara yg udah menjajah kalian"
Akhirnya munculah beberapa tweet legend asbunan netizen² indo ini wkwkwk