"AKU BARUSAN narik uang di ATM, dan kayaknya ini yang terakhir. Hehehe. Apa bisa pinjam dulu? Nanti kuganti kalau footage drone udah laku."
Apa kamu masih ingat pesan itu?
Kukirim sekitar Juni 2015 dari Merauke. Di depan ATM Mandiri. Persis di tengah perjalanan Ekspedisi Indonesia Biru. Aku dan Ucok sedang syuting "The Mahuzes".
Itulah jarak terjauh denganmu saat itu. Tentu saja ini didramatisasi, karena kita juga pernah terpisah sejarak setengah lingkar bumi. Tapi hanya 1-2 purnama. Kali ini 12 purnama.
Aku ingat kamu selalu mengancam: "Pokoknya kalau sakit, aku jemput pakai truk. Motornya masukin truk dan pulang."
Saat kamu mengizinkan perjalanan itu, syaratmu memang hanya satu: jaga kesehatan. Maka ketika dua pekan terkapar di Gorontalo, aku gak pernah cerita. Takut kamu jemput paksa :)
Sebab kamu tahu, kehabisan bekal tak akan menghentikanku. Sepanjang masih ada stasiun TV yang mau beli gambar siluet keindahan Indonesia untuk acara "adzan maghrib", semua akan baik-baik saja.
Di perjalanan kedua, syaratmu masih sama: "Asal ini ekspedisi terakhir, ya. Kamu udah gak muda lagi".
Aku mengiyakan, meski tak setuju alasannya. Mas Farid Gaban melakukan Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa umur 49 tahun dan mengulanginya di Ekspedisi Indonesia Baru saat usianya 60 tahun.
Tapi tak akan kubantah kamu. Yang penting dapat izin. Apalagi setiap ketemu orang, yang dipuji ya selalu kamu: "Hebat ya istri dan keluarganya mendukung".
Saking cemburunya, kadang aku menimpali: "Kalian gak tahu aja, perbuatan-perbuatan baik apa yang telah kulakukan untuk dapat izin".
Kini aku gak tahu apa masih sanggup melakukan perjalanan-perjalanan seperti itu. Meski kali ini tentu tak perlu izinmu :)
Tapi dalam setiap perjalanan, disaat-saat terlemah dan terjauh, kamu akan membantu dan menyemangati dengan caramu. Dengan ancaman truk.
Ancaman terindah yang pernah kuterima. ***
@babangpal halo kak aku ada jual 2tix bruno mars 13 september Cat 2, tanpa dp/booking fee bisa COD pas jd wristband kujual undeprice aja kak kalo berminat bisa dm?
sasageyo fase pertama sudah resmi berhasil
terima kasih sekali lagi untuk rekan-rekan semua yang sudah turut serta menggagalkan gerombolan benalu demokrasi ini masuk ke senayan
Gaji memang cuma 16rb,namun yang tidak orang tau dia sudah diangkat menjadi pns kroasia dan mendapatkan kendaraan dinas 1 unit honda win surat komplit namun plat merah.