Awal mgerjain skripsian ngerasa struggle karna pasangan dan orang yang gue sayang juga, setelah sidang hubungannya selesai, orang yang gue sayang pun juga pergi.
"iya sayangggg"
"aku lg mam sayaaang"
"ini aku otw ya sayanggg"
"love you more sayangggg"
"sayaaaanggg"
SAYANG is most beautiful sweet, soft, and romantic word ever spoken 🥹💖
i lost my little spark.
udah nyoba buat main ke tempat terbuka, doing things i love the most, olahraga, ngopi, ngejurnal, baca buku, dan lainnya. tapi tetap aja kayak "lelah" dan berujung beberapa hari ini kayak cuma doomscrolling ga kelar-kelar
jujur aja girls
sebenernya kalian itu cuman butuh lelaki pintar yg lebih dominan kan??
lelaki yg bisa ngasih penjelasan logis tentang overthinkingmu, sabar, ga insecurean, ga banyak kode tapi action, ga banyak janji tapi bukti, dan yg bikin kamu nurut tanpa ngatur-ngatur
setiap kali ngeliat laki-laki yang berdiri tanpa
sponsor orang tua, kerja keras, punya planning, perjuangin keluarganya, kalau ada rezeki lebih dia pakai buat bahagiain perempuannya. im proud of you, semoga segala niat baikmu selalu di permudah jalannya.
dulu selalu mikir yang namanya hubungan kuncinya ya komunikasi, ternyata salah. it's all about understanding each other's. mau ngomongin semua yang dirasain sampe mulut berbusa pun ga bakal ada gunanya kalo ga bisa saling ngertiin sudut pandang masing-masing.
Sebenarnya,
Ego perempuan itu memang besar,
makanya harus bersama laki-laki yang dewasa,
biar apa?
biar ketika sedang bertengkar,
ia mampu mengatasi ego perempuannya, bukan malah membalas balik dengan egonya sendiri.
Ego perempuan cukup dipahami dan dimengerti, sebab perempuan akan luluh dengan rasa sabar dan tutur kata yang lembut dari pasangannya