[ wts ] want to sell
Baju Kemeja Crop Cheongsam Longsleeve
📏size : M
💰price : https://t.co/A47S4N5xip
📍dom : Bandung
dijual karena kekecilan, masih baru cuma dipake buat nyobain doang🥹🫷🏻
[ wts ] want to sell
 Baju Kemeja Crop Cheongsam Longsleeve
📏size : M
💰price : https://t.co/A47S4N5xip
📍dom : Bandung
dijual karena kekecilan, masih baru cuma dipake buat nyobain doang🥹🫷🏻
💌 wts want to sale
Celana Baggy Barrel Pants Jeans by Fishdom
✂️Size : M
- Warna Natural White & Choco
- Belum pernah dipake karena kebesaran
💸 70.000/ea
📍Bandung
(bisa cod/oren free admin)
MBG, gagal
IKN, mangkrak
RUPIAH, melemah
BUMN, rugi terus
HUTAN, di babat atas nama masa depan
HUKUM KEADILAN, semakin ga waras
program pemerintah ga ada yang sukses kecuali NAIKIN PAJAK
Tau ga sih ini udah (hampir) kaya 98? Pergerakan kita diawasi, kekuasaan polri jadi lebih gede. Lambat laun bisa muncul efek takut skala besar, trus warga jadi gamau lagi kritik pemerintah atau aparat karena nanti bakal dibungkam/diculik.
If this law passes, we're fucked.
Fun Fact
Anggaran MBG tahun 2026 mencapai Rp335 triliun
Jika dana sebesar itu dialokasikan untuk bayar UKT Rp10 juta per semester, maka: 4,18 juta mahasiswa bisa kuliah gratis sampai lulus S1
Setiap tahun, lulusan sarjana di Indonesia cuman 1,2 juta
Jadi, Anggaran 1 Tahun MBG bisa membiayai seluruh mahasiswa angkatan 2021, 2022, dan 2023 💀
patut dicurigai skenarionya:
pertama, menaikkan harga pertamax (ron 92).
kedua, pertalite dibuat langka dan pelan-pelan nanti dihapuskan.
ketiga, bbm aman dari subsidi, apbn aman, embege tetep jalan.
kelar ruu tni, muncul ruu polri. dan rakyat makin gak ada harga dirinya. semua serba tertutup, tanpa transparansi tanpa partisipasi dari sipil. kalau gw sih stateless ya.
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu”
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah. Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naik Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naik Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupan Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat.
Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.
PLASTIK NAIK, SAYA DIAM.
DIKATAIN GAK BERMIMPI JADI KAYA RAYA,
SAYA JUGA DIAM.
DOLLAR NAIK, SAYA DIAM.
IHSG DROWNDOWN. SAYA DIAM.
TETAPI HARI INI SAYA DENGAR
HARGA MIE AYAM NAIK,
SAYA AKAN LAWANNNN!!!
Setelah Prabs dilantik pada 21 Okt 2024, rupiah saat itu di angka Rp. 15,490.
Kalo misal saat ini rupiah di angka 14,900 ya kita juga harus fair apresiasi effort Prabs dan tim.
Lah ini jebol 18,100 trus menguat dikit 17,937 udah minta disembah aja. The bar is fucking low brahhh