@txtharihariWNI babybell rasanya emang pait bukan typical keju gurih asin gt real keju rasanya emg ada hint paitnya, kl mau yang ada rasa asin gurih beli belcube
semenjak hari itu gue kl pergi atau udh sampe gapernah ngabarin siapa-siapa, trs gue lupa skrg ada si rajabilah yang harus gue kabarin wkwk abis sampe gue lgsg tidur lagi krn ya lupa pdhl king nungguin dari subuh😭
Atau sebenernya kata-kata klise yang kita suka denger itu bener “beauty comes from within” artinya kecantikan luar berangkat dari dalam hati
Makannya kdg suka ketemu org yg udh jelek terus jahat lagi karena sebenernya jelek fisiknya krn hatinya busuk wkwk nah gimana tuh
rebutan jadwal ketemu ini menyiksa bgt anjay, sama-sama dinas di luar kota minggu ini, liat jadwal king senin stay di direktorat sedangkan gue di satker, trs tbtb dpt surat dinas dua duanya berangkat di kota yang sama takbirrr, brb nyusun jadwal wakuncar guys😭🙏🏻
anhour jadi wishlist aku untuk foto wisuda, ga salah pilih vendor fg haha setiap hari mandangin foto-foto ciamik ini pdhl masih raw, menurut aku best sekali! perpaduan mua fg yang gong abiessttt dan gue yang mantep banget😋
jadi di sebelah ada wisudawan yang ga puas sama hasil foto dari sebuah vendor graduation photography…sedangkan foto-foto yang di share ybs (di video) masih foto raw dan beberapa orang berpendapat baju dan rambut ybs yang bikin kurang oke juga…
tapi sama vendornya tetep di share foto hasil editannya di instagram dan cakep-cakep aja hasilnya🥹 menurut kalian apakah ini kesalahan vendornya atau ya memang resiko foto setelah wisuda di siang hari hasilnya jadi kurang maksimal…
Haii, kenalin kami Geng Umbi-umbian Nusantara.
Berhubung kawan masih suka buta arah kalau disuruh bedain kami di kebun atau di pasar, mari kita absen satu-satu biar kalian melek soal kamu hehhe..
1. Si Kembar Beda Bentuk: Kimpul & Bote (Talas)
Kenalin, aku Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) yang lagi trending itu.
Tolong catat baik-baik, ciri mutlakku ada di bentuk daunku yang melekuk seperti panah tajam. Jangan panggil aku Talas. Talas itu nama lain dari saudaraku si Bote (Colocasia esculenta). Kalau si Bote, lekukan daunnya lebih tumpul dan berbentuk seperti hati yang utuh. Walau umbi kami sama-sama enak direbus, daun kami jelas beda.
2. Para Raksasa Nyentrik: Sente & Suwek
Kalau kalian lihat yang daunnya guede banget menantang langit, itu aku si Sente (Alocasia macrorrhizos). Daunku bentuknya segitiga raksasa, dan umbiku juga super besar di bawah tanah. Tapi kalau kalian lihat ada yang batangnya loreng-loreng kayak ular sanca, itu saudaraku si Suwek (Amorphophallus paeoniifolius). Si Suwek ini daunnya majemuk (terpecah-pecah) dan tumbuh memayung.
3. Geng Akrobat Pemanjat: Uwi, Mbolo, & Mbili
Nah, kami bertiga ini beda aliran. Kalau umbi lain batangnya tegak (pseudostem), batang kami tumbuh melilit dan memanjat.Kami dari marga Dioscorea.
- Aku Uwi (Dioscorea alata), punya daun bentuk jantung yang besar.
- Aku Mbolo (varian Uwi), primadona yang umbinya berwarna ungu eksotis di dalam tanah.
- Aku Mbili (Dioscorea bulbifera), si paling mindblowing. Kenapa? Karena selain nyimpen umbi di dalam tanah, aku juga memproduksi Bulbil Udara alias umbi yang menggantung di batang atasku. Keren kan, karbohidrat bisa berbuah di udara😂😂
So.. Selamat pagi dari kami geng karbohidrat lokal kearifan Nusantara.
Mulai sekarang, jangan sampai salah sebut nama kami lagi ya kalau mblusuk ke kebun atau belanja di pasar.
Kawan-kawan di sini paling suka olahan dari umbi yang mana nih? Digoreng, direbus, atau dibikin kolak? Coba absen.
@stry_agung setujuuuuu sekalii dengan vendor fg yang sama dan secara sadar aku lebih memilih untuk foto h-1 wisuda apalagi weekend, pagi-pagi masih clear area, bersih, dingin, dan mood masih bagusss
@sharingwithlily gue pake vendor fg ini juga one of my wishlist, hasilnya mantep sihhh bagus banget, gonggg, bikin gue mantep bgt posenya dll, kenapa gue milih tidak foto di hari H wisuda ya krn pasti akan jemberrr banget, ruamee, panas terik, dan udh ga mood, tapi minimal lu prepare lah jir ely
Jujur, gue paling sedih lihat perempuan yang kehilangan their spark cuma gara-gara useless men.
Yang lebih menyedihkan lagi, mereka tetap bertahan dan nggak mau walk away, padahal deep down mereka tau seharusnya sudah pergi dari dulu.
Apalagi kalau sebelum ketemu laki-laki itu, dia adalah perempuan yang driven, full of dreams and ambitions. Lalu perlahan orang itu bikin dia kehilangan dirinya sendiri.
I wish I could hug them and remind them to choose themselves again.