Luka Ibu = hubunganmu dengan dirimu sendiri.
Luka Ayah = hubunganmu dengan orang lain.
Ibumu membentuk dunia batinmu: rasa berharga dirimu, identitasmu, cara bicara pada dirimu sendiri, dan suara di kepalamu saat tak ada orang lain.
Ayahmu membentuk dunia luarmu: rasa amanmu terhadap orang lain, gaya keterikatanmu, apa yang kamu toleransi, serta keyakinan apakah kamu layak untuk hadir dan diperjuangkan.
Ketika salah satu dari keduanya hilang, kamu akan merasakan kekosongan itu seumur hidup.
Percayalah pada isi dari Surah Al-Baqarah 216 ini ;
Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia baik untukmu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal dia buruk untukmu.
Bila Allah takdirkan sesuatu yang kita tak suka, jangan salahkan Allah. Bersangka baik dengan Allah.
Mungkin ada sesuatu yang Allah nak ajar kita dalam kehidupan.
Perancangan Allah sangat halus, carilah hikmah disebalik kejadian.
Innalillahiwainnailaihirojiun. Al-Fatihah.
Dukacita dimaklumkan, Qayyum telah meninggal dunia jam 6 ptg semalam.
Kita doakan agar Allah pelihara Syazwani mengharungi detik sukar ini.
Jika ada rezeki lebih, sama-sama hulurkan meringankan beban pengebumian dan keperluan lain 🙏🏻
Allah tidak mengatakan bahwa hidup akan selalu mudah.
Tetapi Allah menjanjikan bahwa di setiap kesulitan, selalu ada kemudahan yang menyertainya.
Maka, jika hari ini hatimu terasa lelah...
Jangan menyerah.
Teruslah berdoa.
Teruslah melangkah.
Karena pertolongan Allah sering kali datang ketika kita memilih untuk tetap bertahan.
Belajar dari Surah Al-Insyirah...
Untuk jiwa yang hampir runtuh, Allah seakan berbisik dengan penuh kasih:
"Aku ada. Aku yang mengurus segala urusanmu."
Bukankah Allah telah berfirman:
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
"Karena sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah: 5–6)
Habis dengar podcast Ustaz Don, ada satu kalimat yang sederhana tapi sangat dalam maknanya:
"Kita jatuh hati kepada seseorang pun karena Allah yang membolak-balikkan hati."
Kalimat itu mengingatkan bahwa rasa cinta bukan sepenuhnya berada dalam kendali kita.
Allah yang menghadirkan rasa.
Allah juga yang mampu mengubahnya.
Maka ketika hati sedang mencintai seseorang, jangan lupa melibatkan Allah dalam setiap langkahnya.
Dan ketika harus melepaskan seseorang, yakinlah bahwa Allah juga mampu menenangkan hati yang paling terluka.
Hati ini milik Allah.
Dia yang membolak-balikkan hati, dan Dia pula yang paling tahu siapa yang terbaik untuk kita.
Boleh jadi doa yang kita langitkan dulu sudah pun Allah jawab satu persatu.
Cuma kita yang tak perasan.
Atau kita perasan, tapi kita lupa untuk bersyukur.
"9 Waktu Terbaik Untuk Berdoa Beserta Hadistnya"
1. Sepertiga Malam Terakhir
"Dari Jabir, ia berkata, ‘Saya mendengar Rasulullah saw bersabda, ‘Sesungguhnya di waktu malam itu ada satu waktu yang tidak didapati oleh seorang Muslim, di mana jika ia meminta suatu kebaikan pada Allah, baik urusan dunia maupun akhirat, melainkan Allah akan mengabulkannya. Waktu tersebut ada di setiap malam’.” (HR Muslim)
"Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman, 'Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku-kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Ku-berikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Ku-ampuni'." (HR Bukhari dan Muslim)
2. Saat Sujud Dalam Sholat
"Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Rabb-nya adalah ketika ia sedang bersujud, maka perbanyaklah berdoa saat itu." (HR. Muslim)
3. Dalam Perjalanan (Musafir)
"Ada tiga doa yang mustajab, tidak ada keraguan di dalamnya; doa orang yang dizalimi, doa seorang musafir, dan doa orang tua kepada anaknya" (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
4. Antara Adzan dan Iqamah
“Doa itu tidak tertolak (jika dipanjatkan di antara) adzan dan iqamah.” (HR. Abu Dawud)
5. Jumat Sore Menjelang Magrib
"Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.’[HR. Abu Dawud]
6. Berpuasa Menjelang Berbuka
“Ada tiga do’a yang tidak tertolak: (1) do’a pemimpin yang adil, (2) do’a orang yang berpuasa sampai ia berbuka, (3) do’a orang yang terzholimi.” (HR. Tirmidzi)
7. Malam Lailatul Qadr
"Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan" (QS. Al Qadr:3)
8. Saat Hujan
Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika azan dikumandangkan dan doa ketika hujan turun." (HR. Abu Dawud)
9. Hari Arafah
"Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi)
Karena itu, jangan abaikan tanda-tanda yang diberikan tubuh dan pikiranmu. Istirahat bukan berarti menyerah. Mengambil jeda bukan berarti lemah. Kita bukan mesin yang bisa terus dipaksa tanpa henti.
Kalau memang lelah, beristirahatlah. Jangan tunggu sampai burnout mengambil kebahagiaan, kesehatan, dan semangat hidupmu. Tidak ada pencapaian yang sepadan jika harus dibayar dengan hancurnya diri sendiri.
Burnout memang bisa menyebabkan gejala seperti itu, tetapi gejala serupa juga bisa muncul pada kondisi lain, seperti depresi atau gangguan kecemasan. Jika keluhan berlangsung lama, semakin berat, atau sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional.
Menurut psikologi
Kalau seseorang tiba-tiba kehilangan motivasi, maunya tidur terus, sudah tidak lagi menikmati hal-hal yang dulu disukai, merasa kehilangan semangat, jadi lebih sensitif, mudah tersulut emosi oleh hal-hal kecil, mulai mengabaikan diri sendiri, pola makan berantakan, dan tidurnya tidak teratur...
Belum tentu itu karena dia malas.
Bisa jadi tubuh dan pikirannya sedang mengalami burnout, kelelahan mental yang membuat semuanya terasa berat. Bahkan, ada seseorang yang sampai merasa asing dengan dirinya sendiri.
Buat adik-adik under 30 kebawah
Menikahlah selagi masih muda Karena
jika kamu bertambah tua kamu akan
menjadi lebih bijak & orang bijak tidak
akan menikah
Mulai sekarang, jangan cuma berdoa:
"Ya Allah, jagalah aku."
Coba lebih spesifik.
"Ya Rabb, jagalah lisanku agar tidak mudah melukai hati orang lain. Bersihkan hatiku dari iri, dengki, dan rasa benci yang diam-diam tumbuh. Jaga pikiranku dari prasangka buruk, kecemasan yang berlebihan, dan segala hal yang menjauhkan aku dari ketenangan. Bimbing aku menjadi pribadi yang lembut dalam berbicara, lapang dalam memaafkan, dan bijak dalam bersikap. Jangan biarkan aku menjadi alasan seseorang menangis karena ucapan, perlakuan, atau sikapku. Jadikan aku hamba yang membawa kebaikan di mana pun berada."
Jadilah suami yang qawwam.
Qawwam bukan bermaksud berkuasa sesuka hati, tetapi memimpin dengan hikmah, menjaga dengan kasih sayang, menyediakan nafkah yang halal serta membimbing keluarga menuju reda Allah.
#UWAKongsi#SuamiQawwam#KeluargaSakinah
Bismillah. Ya Allah, luaskanlah rezeki kami, permudahkan segala urusan kami, dan limpahkanlah rahmat serta keberkatan dalam hidup kami.
Kurniakanlah rezeki yang mengalir deras seperti air Zamzam, dan anugerahkanlah kesihatan yang baik buat kami semua. Aamiin, ya Rabbal ‘Alamin.
Jawapan kita perlu ringkas, benar dan sesuai dengan tahap kefahaman mereka.
Boleh jawab:
“Allah kata dalam Al-Quran, Dia berada di atas langit, tapi Allah sentiasa tahu, dengar dan nampak kita.
Allah sayang kita walaupun kita tak boleh nampak Dia.”
Boleh juga jawab:
“Cuba tengok angin, kita tak nampak angin tapi kita tahu angin ada sebab kita rasa tiupannya.
Allah pula lebih hebat daripada semua makhluk.
Kita tak boleh nampak Allah di dunia, tapi Allah sentiasa melihat dan menjaga kita.
Di akhirat, hanya orang yang baik dan terpilih sahaja boleh dapat lihat Allah.”
Wallahua’lam