Sebenernya gue tuh gak sesabar itu kok. Gue emang lebih sering milih buat diem aja daripada ngomong. Tiap kali kecewa, tiap kali gue sedih, gue selalu bilang kalo gue gapapa. Jadi mungkin karena gue kebiasaan kek gitu, orang-orang ngiranya gue gak gampang terluka hati nya. Padahal sebenernya banyak hal yg gue rasain dan gue simpen sendiri aja.
Doa aku ya allah 'Hilangkan dia dari pandangan aku, aku gamau liat dia lagi gamau denger cerita dia lagi. Udah cukup, aku mau lupain masalah ini. Mau tenang tanpa ada bayangan dia yg bikin sakit hati'
MENURUT GUA kalo sedih mah sedih aja, upset mah upset aja... nggak usah dilawan dengan pura-pura gapapa like nothing happened. Something clearly happened and your feelings didn’t come out of nowhere. They’re valid, you’re allowed to react to what hurt you. Just saying lho ya✌🏻
afirmasi malam :
aku bersyukur atas hari ini. aku percaya besok akan 10x lebih baik. lebih sehat, lebih bahagia, lebih beruntung. rezekiku mengalir deras. semua yang terbaik sedang menuju ke arahku.
kehilangan spark itu aneh. km masih jadi diri sendiri, tapi rasanya udah gak sehidup dulu. losing your spark slowly is scarier than being sad all at once.
Ditempat yang salah, sekalipun kamu memberikan yang terbaik tetap tidak akan cukup. Tapi, ditempat yang tepat cukup dengan kehadiranmu saja, kamu pasti dirayakan.