Nggak ya, guys. Kebakaran hutan di Kalimantan bukan karena cuaca atau iklim, tapi karena lahannya DIBAKAR. Sengaja dibakar di musim kemarau supaya mudah nyebarnya dan ga kehalang hujan tiba-tiba. Ga tau mau dipake buat apa lahannya, tapi yang jelas that action itself is illegal.
pengen teriak "gua lgbt" ditengah keramaian so that i could get beaten to the point my brain coudn't function for a while and i can finally rest without all my shitty thoughts
tiap kali denger wacana "kurikulum pencegahan LGBT" buat anak SD, gua selalu kepikiran film Monster (2023) karya Koreeda
banyak org selesai nonton film itu terus nanya "emang monster-nya siapa?"
and that's the point, monster-nya bukan Minato, bukan juga Yori. mereka cuma dua anak kecil yang bahkan belum sepenuhnya ngerti apa yang mereka rasain
buat gua, monster-nya adalah masyarakat yang bikin anak-anak ini percaya kalo ada sesuatu yang salah dalam diri mereka, sampe mereka harus tumbuh dengan rasa takut, rasa malu, bahkan nganggep diri mereka "berotak babi" cuma karena ngerasa beda
anak queer itu exist, and will always be.
mereka bukan jadi queer karena diajarin di sekolah, nonton film, atau ketemu orang LGBT. tapi kalo dari kecil mereka terus diajarin LGBT adalah sesuatu yang harus "dicegah", then once they fully understand themselves, hal pertama yang ikut tumbuh bukan penerimaan diri, melainkan rasa takut, rasa malu, dan keyakinan bahwa mereka adalah barang rusak
kalau dari kecil negara mulai menanamkan bahwa keberadaan mereka adalah sesuatu yang harus "dicegah", yang lahir bukan generasi yang "straight", yang lahir justru anak anak yang ngabisin masa kecilnya dengan "kenapa gua salah?"
that's the real tragedy, dan menurut gua, itulah monster yang sebenarnya, I hope no other Minato or Yori ever has to grow up believing they're the monster
udah kuliah, harusnya bisa ya berpikir dua kali sebelum ngetik. menindas kaum marjinal itu gak bikin kamu keliatan keren ^___^ apa yang kamu ketik di sini mungkin akan kamu sesali karena keliatan banget emosinya ga bisa dikontrol.
berarti lu belum tau😭 orang Indonesia rasisnya gak langsung ke muka lo, tapi backhanded compliment bilang "Idaman bule, eksotis, kayak bule banget" OR dibilang aura magrib, gak pernah mandi, sometimes they talk behind your back
this is my biggest fear dibanding gak nikah. bayangin being alone in a situation you’re legally tied to dan akan ada potensi katastrofi klo lu pengen out. the worst kind of loneliness is being alone in someone’s company. belom lagi demonized klo lu broke down ntar *shudder*
i hate all men!
"termasuk bapak dan sodara lo?"
iya. kalau liat dari perspektif perempuan lain bapak dan sodara gw termasuk "all men" versi mereka. gw gak bisa gitu aja excluding them on that conversation kalau setiap langkah mereka adalah ancaman untuk perempuan2 di luar sana
Perempuan mesti hati-hati gimana lagi sih anjing? Perempuan udah sampe pake burqa pun masih diperkosa. Marilyn Monroe udah sampe mati ditanem di dinding beton pun masih dilecehin
Nggak perlu hati-hati gimana? Duduk tenang di rumah main socmed aja bisa dapat pap kontol tiba-tiba.
bayangin pria hetero yang kerja sebagai instruktur yoga, pelatih tari tradisional, make up artist tiba-tiba dituduh sebagai pria gay karna para pelaku witch hunt mengasosiasikan yoga, tari dan make up sebagai sesuatu yg identik sama cewek.