Bukan:
Hate seeing people exercise.
Tapi:
Just hate seeing rich people.
Karena kalau yang diposting itu jogging keliling kompleks, lari CFD, atau futsal tiap Jumat, hampir gak ada yang ribut.
Orang bereaksi bukan karena aktivitasnya.
Tapi simbol yang ikut nempel di aktivitas itu.
Pilates.
Padel.
Membership jutaan.
Outfit olahraga belasan juta.
Brunch setelah workout.
Story estetik jam 10 pagi di hari kerja.
Olahraganya cuma 1 jam.
Lifestyle-nya yang dipamerin seharian.
Dan ketika sesuatu terasa seperti penanda kelas sosial, komentar sinis pasti lebih gampang muncul.
Lucunya, kalau besok pilates bisa dilakukan gratis di lapangan dekat rumah, kemungkinan besar separuh nyinyirnya langsung hilang.
Jadi masalahnya bukan exercise.
Tapi privilege yang kelihatan lewat exercise.
truly in the phase where i feel irritated when i see rich people. it’s either they’re entitled, tone deaf, or just greedy as fuck. in this state of our country, i dont care if you’re doing pilates hyrox padel or buying matcha dubi cuki puki, fuck every one of you.
agak kaget melihat diskursus film obsession yang sebagian besar berpusat pada Nikki dan kelakuan “cegil” dia. padahal itu semua juga datang dari sifat egois bear dari awal hingga akhir film.