@TamagoPost Arth looked at the cards for a moment, watching the way she shuffled them.
“Alright.”
He pulled out a chair, sitting across from her.
“Is there a wrong question to ask?”
Randomly showed up at her place tonight, and somehow it became one of those nights I wish I could dream about forever. I love her so much. Good night, my little fairy.
@TamagoPost Ekspektasi terhadap manusia, mungkin? Sudah cukup lama kupelajari perilaku mereka. Tetap saja, hasilnya sering tidak masuk akal.
Jadi mungkin lebih baik kutenggelamkan saja. Laut tampaknya cukup luas untuk menampung satu kekecewaan tambahan.
@TamagoPost Kalau suka dalam arti senang menghabiskan waktu bersama mereka, mungkin tidak. Aku lebih terbiasa dengan hewan. Anak kecil biasanya terlalu banyak bertanya.
@TamagoPost Arth, 2004.
Belakangan lebih banyak menghabiskan waktu dengan pekerjaan. Kalau sedang senggang, saya biasanya membaca atau mengamati hewan.
Merenda dan merajut sepertinya butuh kesabaran yang cukup tinggi, ya?
@TamagoPost Tatapannya sempat jatuh pada pemantik yang dimainkan sebelum kembali pada siluet di hadapannya.
“Tidak.”
Ia tidak bergerak dari tempatnya, memasukkan kedua tangannya ke saku jas.
“Kalau itu cara halusmu untuk mengajakku bicara, kau bisa langsung ke intinya.”
@TamagoPost I think it doesn’t have to be family, either. Home can be a person, a place, or even a feeling. You might find it somewhere you least expect.
@TamagoPost “Saya kira menikah ini lebih sebagai keinginan. Kalau sampai disebut kebutuhan, saya malah bingung, ukuran seseorang itu butuh menikah apa?”