Nothing to lose for Max Verstappen.
Keadaan timnya sedang carut marut, mobilnya bukan yang terbaik, dan teammatenya tidak ada yang bisa mengimbangi dirinya.
Bahkan walau di paruh kedua musim ia sudah memanfaatkan semaksimal mungkin, remontada yang dijanjikan itu tidak datang, karena memang itu belum cukup.
Ia tahu kartu yang ia bawa ke Yas Marina tidak cukup dari usahanya sendiri; ia butuh keberuntungan juga.
Mungkin belum waktunya. Mungkin memang ia belum ditakdirkan untuk dapat gelar lima kali beruntun.
Walau kalah mempertahankan gelarnya untuk pertama kali, Max sangat dewasa.
Memang, 2021 tidak terulang lagi. Tapi Max menunjukkan apa itu artinya berjuang hingga titik penghabisan. Dia tidak kehilangan apa-apa, bahkan dia justru memenangkan hati kita semua.
Dia membuktikan bahwa bahkan tanpa dream car, talenta dan kegigihan bisa membawa seseorang sedekat itu kepada eternal glory.
Nothing to lose for Max? Justru sebaliknya. Ia mendapatkan semua hal yang dibutuhkan seorang legend sejati: narasi kekalahan yang heroik.
Semua orang bisa membuktikan untuk jadi yang paling terbaik, namun manusia pasti ada batasannya.
Keep your head up, Max. Your fifth is just delayed.