Aca, bocah korban kekerasan Ibu tiri dan ayah kandungnya ternyata sedang berulang tahun yang ke 10.
Aca sekarang sedang dirawat di rumah sakit, kita doakan agar Aca segera sembuh fisik dan mentalnya, semoga kelak jadi orang sukses. Aamiin ya rabb.
SehatΒ² ya sayang.ππ«ΆπΌ
Sebagai apoteker mau nambahin dikit π
Leptospira ini termasuk bakteri yang bisa masuk lewat luka kecil atau mukosa (mulut, mata) yang bahkan kita nggak sadar ada.
Gejala awalnya juga tricky banget, mirip flu/demam biasa, jadi sering telat ketauan sampai udah nyerang ginjal & hati.
Selain cuci kaleng/tuang ke gelas, kalau abis itu muncul demam tinggi mendadak + nyeri otot (terutama betis) + mata kuning, itu udah red flag, langsung ke faskes ya, jangan ditunggu.
Semoga jadi pengingat buat kita semua. Al-Fatihah π€²
A woman can type "I hate men" while being with a man because, for women, "I hate men" means "I hate rapists, potential rapists, fuckboys, and ill-mannered men." That phrase does not refer to respectable men(it's hard to find).Maybe her partner is none of those things.
Iri banget sebenarnya liat para guru berani gugat anggaran MBG sampai ke MK gara2 dicaplok porsi anggarannya.
Padahal di kesehatan, dampak peralihan anggarannya sangat terasa efek dominonya juga:
- Bantuan Operasional Kesehatan Puskesmas berkurang
- Kepesertaan BPJS banyak nonaktif
- Jaspel Nakes menurun
- PMT mulai ditiadakan
- Insentif kader posyandu berkurang
- Stok vaksin imunisasi menipis
- Subsidi Barang Medis Habis Pakai (BMHP) anjlok
- Kegiatan peningkatan kompetensi bagi Nakes nyaris tidak ada lagi
- TPP Nakes di Puskesmas dihilangkan
Nahkan bener ada yg unik, tapi hari ini bukan tentang kasus pemeriksaan. Mumpung masih anget, coba kuceritain disini ya.. Jadi begini ceritanya:
π΄π»: "Mas, mau daftar rontgen."
π¨π»βπ»: "Iya Pak, sudah ada surat pengantar? Saya sekalian pinjam KTP buat daftar ya."
(Pasien nyodorin surat + KTP, terus ngeluarin kartu BPJS)
π΄π»: "Ini Mas, sama ini kartu BPJS-nya."
π¨π»βπ»: "Oh, kartu BPJS-nya ndak usah Pak, saya daftarnya pakai KTP saja."
π΄π»: "Iya Mas, tapi ini nanti saya rontgennya mau pakai BPJS."
π¨π»βπ»: "Maaf Pak, untuk rontgen dengan pengantar dari klinik luar tidak bisa memakai BPJS," (berusaha tetap lembut).
π΄π»: "Loh kenapa nggak bisa? Kan saya punya BPJS, masa nggak boleh dipakai periksa?" (nada mulai tinggi).
π¨π»βπ»: "Boleh saja Pak pakai BPJS, tapi harus sesuai alurnya. Tidak bisa digunakan kalau Bapak langsung bawa pengantar dari klinik luar."
π΄π»: "Loh nggak bisa gimana?! Kemarin saya lihat di TikTok katanya periksa foto rontgen gigi bisa pakai BPJS!"
π¨π»βπ»: "Iya Pak, benar bisa. Tapi alurnya harus sesuai. Bapak periksa dulu ke PPK 1 atau dokter gigi keluarga. Nah, kalau dokter merasa Bapak perlu dirujuk, nanti Bapak dirujuk ke RS sini untuk periksa di poli gigi. Nanti dokter poli gigi RS ini yang kasih pengantar buat rontgen gigi kalau memang dibutuhkan."
π΄π»: "Alah ribet banget. Orang sakit mau periksa aja harus bolak-balik!"
π¨π»βπ»: (Dalam hati: Iya Pak, emang ribet sebenernya... π) "Iya Pak, memang aturan dari BPJS-nya seperti itu."
π΄π»: "Yaudah ini kalau bayar berapa?"
π¨π»βπ»: (Menyebutkan nominal tarif panoramik)
π΄π»: "Yaudah saya bayar aja, ribet banget mau pakai BPJS aja dipersulit gini!"
π¨π»βπ»: "Baik Bapak, silakan duduk dulu ya, saya proses pendaftarannya."
---
Fast forward akhirnya pasien selesai saya foto, dan langsung ke kasir buat bayar. Sambil nunggu, saya cuma bisa narik napas panjang.
Jujur, capek banget harus terus-terusan jadi "penjahat" di mata pasien. Bukan petugasnya yang mempersulit, tapi sistemnya memang begitu.
Keresahan saya: kenapa ya dari pihak BPJS sendiri maupun karyawan2nya jarang banget kelihatan aktif di medsos buat meluruskan misinformasi atau konten-konten clickbait yang menyesatkan?
Selama ini, yang mati-matian meluruskan info di X atau TikTok justru teman-teman nakes dokter, perawat, bidan, sampai rekam medis. Kami yang di lapangan yang harus "berhadapan" langsung sama pasien marah-marah gara-gara termakan konten TikTok yang infonya setengah-setengah.
Yuk, teman-teman BPJS, lebih aktif lagi dong buat edukasi publik secara langsung di medsos. Kasihan masyarakatnya bingung, dan kami di lapangan juga kelelahan harus selalu klarifikasi tiap hari. Semoga kedepannya bisa lebih sinergis ya! π«
Baru kapan hari baca berita BPJS klaim rugi 2T per bulan, eh skrg baca berita aneh gini.
Reminder kalo kita sebenernya bukan gak punya uang, tapi kita yg gak mampu ngatur PRIORITAS.
Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra : Kritikan dijawab sebagai antek asing sehingga harapan tersebut menjadi sirnah, awalnya mahasiswa memandang ada harapan baru pada pemerintahan Prabowo Subianto ternyata tidak. #BEMUI#MahasiswaUI
We really need a serious discussion soal sistem kesehatan nasional kita ya
Era BPJS ini semua nakes named itu ditekan dari semua sisi. Kita dituntut untuk memberikan pelayanan maksimal, dengan pembagian jasa yang sedemikian murahnya
Ini dulu perhitungan jasmedku di salah 1 RS yang bekerjasama dengan BPJS sebagai dokter IGD
Pasien IGD itu gak semuanya kasusnya sederhana, banyak banget kasus yang sedemikian kompleks, multiple trauma, henti jantung dsb, yang mana itu semua tindakannya perlu skill khusus yang kitapun perlu sertifikasi khusus dan jam terbang untuk bisa menangani pasien secara paripurna
Tapi sistem pembayaran BPJS gak pandang bulu, mau tatalaksana pasien demam 5 hari ataupun status epileptikus refrakter, ya dipukul rata 10 rb
Kompleks bener ini permasalahan BPJS
- Ada 55,5 jt orang nonaktif akibat efisiensi.
- Biaya pengobatan penyakit katastrofik semakin meningkat khususnya pasien cuci darah dan pasang ring
- Puskesmasnya diminta fokus preventif promotif tapi nyatanya sibuk urusin inputan CKG