Barusan nemu Linkedin mas2 consultant israeli yg spesialis di relasi geopolitik indonesia - israel, salah satunya yg ngarahin buat bikin visa di singapore buat israeli bisa masuk indo 😀
@di_cbn Jan rebahan dulu plis.
Jawabin dulu DM para pelanggan.
Atau naikin aja informasi sistem sdg down atau apalah gitu, juga berapa lama perkiraan waktu penanganannya.
Kami sudah DM ya, bantu cek, apakah wilayah kami (kranji dsk, bintara dsk) kendala sinyal/terpusat masalahnya. Thx.
@di_cbn Mohon bantuan cek DM yaa dearest admin.
Kami sdh cantumkan ID.
Mohon bantuan cek, daerah kami kranji-bintara apakah sedang ada kendala atau jadwal maintenance, mohon informasikan secara resmi, berapa lama estimasi penanganannya.
Banyak terimakasih.
@di_cbn Cek DM kak, please.
Maaf ganggu saat long weekend yaa.
Tapi pekerjaan kami ga kenal hari & kalender, butuh sumber internet yang eternal kekal abadi kaks.
Terimakasih.
Rame-rame berkerumun dgn rasa penasaran yg tinggi menyaksikan secara langsung bagaimana cara dunia semesta kosmik bekerja, ternyata ada potensi berbahaya & membahayakan jiwa raga umat manusia lainnya di dunia.
(re: Fak normalisasi nonton2 insiden!!) #IndonesiaDaruratBahanTontonan
@rouppme Kalo ga salah 10-20 tahun lalu ga pernah nemu seukuran ini, kenapa mereka jadi membesar ya? Malah sekarang2 ini ga pernah lagi nemuin yg ukuran mini nya.
Ada penjelasan saintifiknya?
udah liat tingkah menjijikan mimi peri? masih mau ngasih ruang untuk bencong? masih mau bela para boti dan LGBT kah?
-dia terang2an mengaku suka tusbol/sodomi, di mana dia ngambil anak2 kampung, katanya anak2 kampung lebih bersih dari HIV. kurang ajar sekali, pun kalo mereka bersih, bisa saja nanti justru dia yang tertular dari si bencong ini. daya rusaknya luar biasa untuk anak2 dan masa depan
bejat. hina. dia menularkan penyakit kelamin dan bisa menularkan orientasi seksnya yang menyimpang itu ke anak2 kampung yang kemungkinan masih ada yang polos
jangan lagi bilang sifat dan kelakuan bencong itu gak bisa nular. bisa. jurnal barat yang jadi rujukanmu soal LGBT gak bisa nular itu gak valid, emang yang buat jurnal itu udah ngambil survey dari seluruh dunia? gimana kalo yang buat jurnal itu ada beberapa yang pro ke LGBT juga? stop denial
bagaimana kalo anak2 kampung itu anakmu? keponakanmu atau kerabatmu? masih ada kah ruang untuk tidak marah?
anak2 kampung yang dia sebut itu mungkin ada yang sama2 mau, tapi besar kemungkin ada juga yang awalnya gak mau tapi karena banyak faktor seperti iming2 dikasih imbalan, dirayu atau apapun lah caranya sampai pada akhirnya dia mau melakukannya. ditambah dengan keadaan ekonominya yang sulit, begitu ditawari uang dan hadiah bisa saja pendiriannya goyah. ini banyak terjadi
-saat ditegur soal kelakuannya itu, dia teriak "hidup boti, saya bangga menjadi boti. dosa itu gak ada, gak ada disiksa (di neraka), itu hanya dongeng, dongeng masa kecil buat nakut-nakutin"
apa gak bahaya kalo predator seperti ini dibiarin berkeliaran semaunya tanpa ditindak? tanpa memasukkan unsur agama pun, kita semua harusnya gak boleh bebasin dia ngerusak anak2 dan menularkan penyakit fisik dan mental ini
teman2, jangan biarkan kemungkaran terjadi di depan mata. lawan
Tak sedikit yg heran dan menertawakan judul dan gambar berita Kompas ini.
Pertanyaannya… KOK BISA polisi “menyita” Rp58,1 miliar dari judi online lalu disetor ke negara TANPA penetapan TERSANGKA?
Jawabannya SANGAT BISA. Karena ternyata rekening yang digunakan dalam transaksi perjudian online bukan milik langsung pelaku, melainkan menggunakan pihak lain atau nominee.
Jadi gini, ini modus klasik dalam pencucian uang. Pelaku biasanya memakai nama orang lain untuk membuat akun bank dengan imbalan sejumlah uang.
Kita bisa lihat kasus serupa di kepemilikan mobil Rubicon di kasus Mario Dandy. Saya dengar beberapa WNA juga memakai modus yang sama untuk membangun usaha di tempat wisata Indonesia.
Nah, menurut keterangan polisi, analisis transaksi yang dilakukan oleh PPATK menemukan adanya pola transaksi berlapis atau layering dari aliran dana yang diduga berasal dari aktivitas perjudian online. Dari temuan tersebut, penyidik kemudian menindak sejumlah rekening yang terindikasi menjadi tempat penampungan dana.
Selain itu, secara legal, mekanisme ini diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2013 yang berfokus pada penetapan status harta kekayaan, bukan penetapan pelaku.
Hanya saja. Saran saja nih. Dalam konferensi pers sebaiknya disebut saja siapa saja nama-nama di balik rekening penampung itu. Hindari gimmick tumpukan uang gini. Kurang relevan soalnya.