eh tp nice trigger, gw jadi tertarik bahas ini
gw pernah ngobrol & baca2 soal mating theory, kenapa cowo โbreadwinner, has to provideโ dan cewe โhomemakerโ itu yang paling diinginkan dlm sebuah hubungan. that one convo somewhat changed my paradigm on relationships.
Umur lu masih muda kan? gak usah buang waktu lu buat ngikutin standar orang lain, gak usah buang duit lu buat hal yang gak memberi benefit buat lu, pelajari knowladge apapun itu karena itulah investasi yang penting di jaman sekarang, hidup jangan kebanyakan gengsi, jangan ngikutin ego, jangan kebanyakan bohongin diri lu sendiri kasian diri lu. lebih baik lu keliatn gembel tapi lu sukses, dari pada lu miskin tapi pura2 kaya. Gak usah ngikutin gayanya anak muda yang membuat lu jadi stuck.
Jangan romantisasi corporal punishment di lingkungan pendidikan. Tahun 1930, Ki Hadjar Dewantara sudah menulis:
โAdapun dasar-dasarnya pendidikan Barat itu, yakni: regering, tucht, dan orde (perintah, hukuman, dan ketertiban). Terutama dalam prakteknya maka didikan yang sedemikian itu lalu berlaku sebagai pemerkosaan atas kehidupan batin anak-anak.
Apa yang jadi buahnya? Anak-anak rusak budi pekertinya, disebabkan selalu hidup di bawah paksaan dan hukuman, yang biasanya tiada setimpal dengan kesalahannya. Kalau menjadi orangtua, ia tiada akan dapat bekerja kalau tiada dipaksa, kalau tiada perintah.
Kalau kita meniru saja cara yang semacam itu, tiadalah kita akan bisa membentuk orang yang punya kepribadian.โ
Itulah kalimat yg ditulis oleh Ki Hajar Dewantara hampir 100 tahun yg lalu. Sebuah pesan penting untuk pendidikan.