Kata itu menggema, disusul riuh tepuk tangan dari salah satu sisi meja panjang. Ketika topi diangkat dari kepala, Astraeus membuka mata, mematung kaku sepersekian detik, sebelum akhirnya melangkah menuju arah yang kini seolah telah ditentukan baginya.
@SAS_The01 Pada penghujung waktu, sajian yang disuguhkan kini telah habis. “Murid baru diperkenankan menuju ke asrama masing-masing. Para pengurus asrama @arcuscopus, @bandenwagon, @galliox, dan @withlove_airi, mohon bantuannya, ya. Selamat beristirahat, semuanya!”
【 End 】
@SAS_The01 “Kepada para murid baru yang sudah selesai makan, dipersilakan untuk kembali maju!” serunya, kemudian membagikan perkamen kebutuhan.
【 Newizzy Parchment – March 2026 】
· HQ: https://t.co/E6Icgb8XBH
· Perkamen akan di-mention ke kalian setelah acara ini selesai.
@SAS_The01 “Terima kasih, Tuan Topi! Murid-murid baru dipersilakan bergabung di meja asrama masing-masing,” ucapnya dengan penuh kesantunan. Dengan jentikan jari, sejumlah hidangan bermunculan di setiap meja panjang. “Selamat menikmati hidangan, para siswa!”
⠀
Instrumen musik kerap beresonansi dengan nyanyian yang disuarakan oleh Tuan Topi. Benda magis tersebut mengutarakan tiap sifat yang mewakili tiap asrama. Di sisi lain, pewara memberi sinyal khusus kepada pihak sekolah.
(@Asrama_Hogwarts)
⠀
⠀
Gemerlap bintang menghiasi langit-langit aula seluruh penjuru ruangan. Suasana kini berubah menjadi syahdu. Musik mulai mengalun, jemala seluruh penyihir tampak mulai bergerak mengikuti melodi.
⠀
⠀
“Salam, kawula muda! Semoga perjalanan kalian memberi kesan luar biasa. Apakah sudah siap mendapatkan asrama?” Gurat topi bergerak hingga kalimat tanya meluncur dari sana. “Mari dengarkan syairku terlebih dahulu!” serunya. ⠀