setiap kali melihat presiden Prabowo, saya selalu teringat kata-kata H.L.A. Hart:
"kelemahan memandang negara terlalu suci dan bermoral membuat kita tidak bisa membedakan mana kepentingan rezim dan mana kepentingan negara."
***
dalam kata lain, ketika hukum dan negara dianggap tidak boleh dipersoalkan secara moral, kritik terhadap kebijakan mudah dicap sebagai ancaman terhadap negara itu sendiri. Iya ngga? 😊
ELON MUSK'S BEST ADVICE FOR YOUNG PEOPLE:
“BE USEFUL IN LIFE."
"READ A LOT OF BOOKS."
"TRY TO INGEST AS MUCH INFORMATION AS YOU CAN.
BUILD GOOD GENERAL KNOWLEDGE.”
Un psiquiatra de Stanford afirma que la ansiedad moderna no la provoca el peligro, sino pequeños hábitos diarios que te hacen entrar en pánico.
6 hábitos que están disparando tu ansiedad sin que te des cuenta:
1. Coger el móvil en cuando te sientes incómodo.
@akbarfaizal68 Saya percaya bukan karena mereka tidak tahu kalau mengambil barang yang bukan haknya adalah salah, tetapi kebutuhan dasar yang tersedia gratis dan kesempatan.
Melihat Indonesia itu bisa dari sini:
Sebuah mobil truk ukuran kecil mengangkut telur ayam mengalamj kecelakaan di Purbalingga, Jawa Tengah. Puluhan warga datang bukan untuk membantu sang supir yg masih terjebak dalam mobil. Tapi beramai-ramai menjarah telur. Demikianlah rakyat negeri yang Pancasilais, mendengarkan ceramah agama setiap hari dan menyebut diri berbudaya tinggi. Beberapa warga penjarah telur tadi berucap,”Alhamdulillah Panen”.
This morning, after Nadiem was sentenced to 10 years in jail, it’s clear that Google needs to take a strong official stand.
The Indonesian judges sullied Google’s name, claiming without evidence the U.S. giant engaged in bribery to win a Chromebook laptop contract.
In this fiction, Google invested in Nadiem’s company, GoJek. In return, Nadiem, who left GoJek to become Education Minister, ordered the purchase of Chromebooks.
Prosecutors failed to put any evidence forward to back this defamatory allegation. Yet Nadiem got 10 years. Why? Because he tried to reform a corrupt ministry and made a lot of enemies.
How can Google remain silent in the face of these baseless allegations. Just because a judge said it, doesn’t make it any less defamatory.
I would expect Sapna Chadha and other senior Google leaders in the region to show the backbone to speak up now. Nadiem was Google’s trusted partner for years. They invested in his company. Will they remain quiet just to protect their business in Indonesia. Where are they in his time of need?
saya teringat dengan pernyataan guru saya, Prof. Eddy OS. Hiariej:
“presumption of innocence itu milik hakim. Ketika perkara masuk, mindset-nya harus ‘nol’, terdakwa tidak bersalah sampai dibuktikan di sidang."
sebaliknya, penuntut umum dan penyidik memang bekerja dengan presumption of guilt, karena mereka harus yakin dulu untuk bisa membuktikan.
dan praduga tak bersalah baru gugur, jika pembuktian benar‑benar sanggup membantahnya. Lalu, bagaimana dengan putusan hari ini? 🤔
Tulisan di Kompas kemarin menarik. Ahli Filsafat lebih dibutuhkan di era AI ini. US menyadarinya lebih dulu, kita masih sibuk diskusi apakah filsafat berguna atau tidak.
Daniel Kahneman - the psychologist who won a Nobel in economics - spent his life proving one thing: your confidence is lying to you
A bat and a ball cost $1.10. The bat costs $1 more than the ball. The answer "10 cents" jumps to mind instantly. It's wrong (it's 5 cents) - and ~50% of students at Harvard, MIT and Princeton say it without checking.
That gap is his whole point: the fast, intuitive mind builds a clean story from almost nothing, and the feeling of certainty has nothing to do with being right.
"Confidence is a feeling, not a judgment."
"Stock pickers can't develop intuition - there isn't enough regularity for it to form."
"You can build a very coherent story out of very little information."
~45 min, free. how your mind fools you - from a man who studied it for 50 years ↓
Skripsiku kelar 3 minggu doang. Gada revisi. Sidang cuma 30 menit. Kuncinya yaitu kenyangin ama bacaan. Sepenting itu dibaca dan dicermati benar-benar. Biar kalau nulis, ya udah kepikir alur logikanya. Dan kalau kelupaan ini ide siapa, bisa pake database yang udah dipunya
Sebelum memasuki musim hujan bulan Juni, mari kita rayakan lebih dulu dengan agenda bagi-bagi buku!
Kali ini untuk 2 orang terpilih dulu ya, masing-masing dapat 2 buku sesuai paket yang tertera di gambar.
Nah, karena aku berharap buku-buku ini akan bertemu orang yang tepat—sesama pembaca buku juga—jadi syaratnya akan kubuat begini: kamu cukup reply tweet ini dengan menyebutkan SATU BUKU TERBAIK yang sudah dibaca sepanjang tahun 2026. Mau sambil reviu juga boleh. Nanti kupilih sesuai selera. 👌🏼
Giveaway akan ditutup tanggal 5 JUNI, pukul 23.00 WIB. Kalau nggak keberatan, boleh juga bantu repost & like postingan ini ya. Lezzzgooo!
@ridoarbain Novel ini min. Sempat merasa gak nyaman dgn diksi yg gunakan, Bilangan Fu justru mengajak untuk mengeksplorasi ketidakkenyaman itu. Banyak isu diangkat di novel ini, sekaligus membuka sedikit fakta di masa peralihan Orba ke Reformasi.
Uniknya terasa masih relevan sampai hari ini