Hargailah seseorang yang mencintaimu dengan tulus dan selalu mendukung segala rencana juga inginmu; sebab, setiap orang yang ada di kehidupanmu kini, tentu akan tiba di mana kita merasakan hari terakhir bersamanya.
Dan sialnya, kita tak benar-benar tahu, kapan itu akan terjadi.
Gak sengaja nemu kalimat ini🥹
“Kalau emang jodohnya sama manusia,
semoga dipertemuin sama yang tulus dan baik.
Tapi kalau ternyata jodohnya sama kematian,
semoga akhirnya juga yang paling indah dan baik.”
Kenapa? Karena kadang hidup emang sesingkat dan se random itu. Kita nggak pernah tahu bakal dipertemuin sama siapa, dipisahin kapan, atau cerita ini berhenti di bagian mana. Yang bisa dilakuin cuma jadi versi terbaik dari diri sendiri dan belajar ikhlas sama semua kemungkinan.
Karena pada akhirnya, semua orang cuma lagi jalanin takdirnya masing-masing. Ada yang dipertemukan untuk menetap, ada juga yang cuma datang buat ngasih pelajaran. Jadi selagi masih punya waktu, sayangi orang-orang yang ada, perbaiki diri pelan-pelan, dan jangan lupa nikmatin hidup tanpa terlalu banyak nyakitin hati sendiri.
Semoga langkah kita selalu diarahkan ke hal-hal baik, dan saat waktunya pulang nanti, semoga kita pergi dalam keadaan yang paling tenang dan paling baik.
Seminggu yang seharusnya bisa disiapkan dengan baik.
Ngumpulin materi salah2, cuma jadi beban storage.
Interview hari ini juga amburadul, nggak fokus, rasanya pengen cepet selesai.
Cuma dapet capek pulang malem & akhirnya materi juga kayak sampah.
Padahal kesempatan jarang ada.
CIRI SUAMI "LIMITED EDITION" DI ZAMAN SEKARANG
1. tidak merokok, tidak judi, tidak main perempuan.
di saat banyak rumah hancur karena itu... dia memilih menjaga dirinya.
2. tidak hobi nongkrong sampai larut malam.
setelah kerja, yang dia cari cuma rumah dan keluarganya.
3. hidupnya sederhana: kerja, pulang, ketemu istri & anak.
tidak sibuk cari validasi di luar rumah.
4. kalau punya hiburan, paling cuma hal sederhana.
main hp di rumah, ngopi santai, atau nonton bareng kamu di sofa.
5. dia mungkin tidak romantis seperti di film...
tapi dia tahu jalan pulang, dan itu lebih langka dari yang kamu kira.
6. bisa membimbingmu dalam taat kepada allah.
bukan cuma menemanimu hidup di dunia... tapi juga menjaga arah akhiratmu.
Dan semua itu ada pada diri mimin, tapi sedihnya si bulan maret masih aja selingkuh lebih memilih cowo perokok, hobi nongkrong sampai larut malam, suka JUNDOL, dll
Bukan yg gak puasa yg harus "dipaksa" toleran sama yg puasa. Justru yg puasa lah yg harus "dipaksa" toleran pada yg gak puasa.
Puasa melatih kita ikhlas melihat orang lain pny privilege: makan sesuka hati, lebih kaya, lebih pintar, lebih hoki, & lebih2 yg lain.
Puasa adalah cerminan hati kita. Apa sih yg benar2 kita inginkan & kita kejar sbg manusia?
Pernah dengar kalimat ini?
“Jangan begitu sama orang tua. Nanti kalau mereka sudah nggak ada, kamu nyesel.”
Kalimat itu sering banget kita dengar.
Dianggap nasihat.
Dianggap bentuk bakti.
Dianggap standar moral paling tinggi.
Tapi coba kita putar sudut pandangnya.
“Jangan begitu sama anak. Nanti kalau kamu sudah tua, anakmu memilih menjauh.”
Tiba-tiba suasana berubah.
Orang mulai defensif.
Merasa diserang.
Merasa perannya sebagai orang tua digugat.
Coba deh lo perhatiin ...entah di tempat kerja, entah dimana aja... yang namamya orang baik sering kesepian, orang toxic punya banyak temen. Percaya gak?
Kalau gua sih percaya.