🚨 Setelah menuntaskan tugasnya sebagai asisten pelatih sang ayah di timnas Brasil, Davide Ancelotti kini resmi memulai hari pertamanya sebagai pelatih kepala LOSC Lille.
¡Mucha suerte Davide!
🚨🚨 Egypt’s Ziko: “The referee is unfair, God is sufficient for me and the best disposer of affairs. He's wasting the effort of an entire nation”.
“The cup is being given to Argentina. They win the World Cup”.
Siapa sih François Letexier?
François Letexier adalah wasit asal Prancis yang mendadak menjadi perbincangan setelah keputusan-keputusannya di laga Argentina vs Mesir dianggap berat sebelah
Tapi ternyata, ga cuma Mesir yang pernah 'dirugikan' oleh Letexier. Timnas Indonesia ternyata juga pernah merasakan apa yang dirasakan oleh Mo Salah, dkk tepatnya saat Play-off Olimpiade Paris 2024 lalu
Saat itu, Letexier menghadiahi Guinea penalti setelah Witan Sulaeman melakukan tekel bersih di luar kotak penalti yang membuat mimpi Indinesia untuk berlaga di Olimpiade pupus
Apakah François Letexier layak disebut sebagai Byron Moreno jilid 2?
Banyak orang tidak tahu, tetapi isyarat tangan menyilang membentuk huruf "X" adalah isyarat universal FIFA untuk melaporkan pelecehan rasis.
Ketika seorang pemain, pelatih, atau ofisial tim membuat isyarat itu, mereka memberi tahu wasit bahwa pelecehan rasis telah terjadi. Isyarat ini dimaksudkan untuk memicu protokol anti-rasisme tiga langkah FIFA: pertama menghentikan pertandingan, kemudian menangguhkan pertandingan jika pelecehan berlanjut, dan akhirnya menghentikan pertandingan jika pelecehan tidak berhenti.
Hari ini, manajer Mesir Hossam Hassan membuat isyarat "X" dari pinggir lapangan. Alih-alih memulai protokol, wasit memberi Hassan kartu kuning dan membiarkan pertandingan berlanjut.
Dosen ASN Imam Ahmad mengungkap di sidang Mahkamah Konstitusi bahwa kecilnya gaji dosen membuat dirinya terpaksa berjualan bubur bayi bersama istri demi hidup
~NJ
Pelatih Mesir Hossam Hassan meludah ke arah suporter Argentina yang membentangkan bendera Israel.
Kelakuan Suporter Argentina memprovokasi Mesir dengan bendera Israel terlalu!! Udah menang comeback tapi provokasi Butut!!
🥹🇪🇬 Mesir memang tersingkir, tapi Hossam Hassan (Pelatih Mesir) meninggalkan pesan yang tak kalah besar dari sepak bola. Di saat banyak sosok berpengaruh memilih diam soal Gaza, Palestina.
🗣️ “Apa pun kewarganegaraanmu.”
🗣️ “Ribuan anak telah dibunuh.”
🗣️ “Jangan diam.”
🗣️ “Ini adalah aib bagi kita semua.”
🗣️ “Biarkan rakyat Palestina hidup.”
Sikap seperti ini akan selalu dikenang. 🇪🇬🇵🇸👏
Menganulir Gol Mesir ke Gawang Argentina adalah Keputusan yang Salah
Sebuah analisis dari pakar perwasitan dan mantan wasit Premier League, Graham Scott via The Athletic.
✅Keputusan menganulir gol Mesir adl keputusan yang salah. Benturan Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez dlm proses terjadinya gol Ziko pada menit ke-67 merupakan kontak fisik yang wajar dan seharusnya dinilai seperti itu, alih-alih dianggap sbg sebuah pelanggaran.
✅Insiden itu juga terjadi hampir 100 yard (sekitar 91 meter) dari gawang, dan Argentina punya setiap kesempatan untuk merapatkan barisan dan bertahan, tidak heran jika Mesir merasa dirugikan karena gol tersebut akhirnya dianulir setelah peninjauan VAR.
✅Jika kita melihat insiden tersebut, memang ada sedikit kontak, baik kaki-ke-kaki maupun tarikan baju sekilas, tetapi tidak ada pelanggaran yang cukup berat di sini hingga layak membuat VAR mengintervensi untuk membatalkan gol. (GAMBAR 1)
✅Bagi Scott, ini adalah intervensi yg sangat mencengangkan dan bentuk penyalahgunaan wewenang yang masif dari tugas VAR. Seharusnya, VAR hanya mengoreksi kesalahan yang jelas dan nyata (clear and obvious errors).
✅VAR secara rutin memeriksa fase serangan sebelum terjadinya setiap gol dan dalam kasus ini, peninjauan akan ditarik mundur hingga momen perebutan bola (turnover of possession).
✅Agar sebuah gol dapat dibatalkan, harus ada pelanggaran yang jelas, dan hal itu tidak ada di sini. Sebagai aturan umum yang praktis, semakin lama waktu dan semakin jauh jarak antara sebuah benturan dengan terjadinya gol, maka dugaan pelanggaran tersebut harus semakin serius.
Namun, tidak ada pelanggaran yang berarti di sini, dan tidak ada hal yang mendekati ambang batas bagi VAR untuk ikut campur.
✅Dengan logika yang sama, klaim penalti Mesir atas dugaan pelanggaran terhadap Mohamed Salah sesaat sebelum gol kemenangan Argentina, sudah tepat untuk diabaikan. Ada sedikit kontak kecil pada sepatunya, tetapi tidak cukup kuat untuk membuat Salah terjatuh. Itu bukan sebuah pelanggaran.
Yang jelas, publik sepak bola Indonesia akan sulit sekali melupakan nama dan wajah wasit ini: Francois Letexier dari Prancis. Tadi, wasit ini juga yg memimpin Mesir vs Argentina dgn kontroversial.
Letexier tampil dgn buruk, tidak kompeten, dan melakukan kesalahan2 fatal dlm playoff Olimpiade 2024 antara Indonesia vs Guinea di Clairefontaine, Prancis, 9 Mei 2024.
✅Letexier menganggap Witan Sulaeman melanggar pemain Guinea Algassime Bah. Padahal dlm tayangan ulang, Bah dilanggar di luar kotak penalti. Guinea mengonversi hadiah penalti itu menjadi gol.
✅Letexier menganggap bek Indonesia Alfreanda Dewangga melakukan pelanggaran di kotak penalti kpd Bah. Padahal Dewangga terlihat lebih dulu menyentuh bola. Teklingnya bersih. Guinea dapat penalti kedua, tapi gagal mencetak gol.
✅Letexier mengusir pelatih Indonesia Shin Tae-yong yg protes keras karena penalti aneh itu. Pasca pertandingan, Shin Tae-yong menuding wasit melakukan kecurangan.
Kecaman Sangat Keras dari Pelatih Mesir Hossam Hassan.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Hassan menuding wasit Francois Letexier dan para pemain Argentina.
"Kami tidak melihat adanya rasa hormat atau fair play. Sebuah penalti dibatalkan dan insiden kedua yang seharusnya diperiksa untuk potensi penalti kami, bahkan tidak diperiksa sama sekali oleh VAR."
"Gol kedua kami terjadi secara luar biasa, entah karena alasan apa, dianulir. Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina terhadap wasit yang memicu hasil akhir seperti ini."
"Hidup ini memang tidak adil. Dunia ini tidak adil. Oke, tapi mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Saya tidak bisa menerima hasil ini dan cara segala sesuatunya berjalan dalam pertandingan ini."
"Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia di kompetisi ini? Mungkin mereka ingin Messi tetap berkompetisi? Dalam sepak bola, terkadang ada faktor eksternal yang melampaui aspek teknis. Juara dunia mendapatkan keuntungan dari dukungan di setiap level," kata Hassan via France24.
"Saya memberi tahu wasit bahwa apa yang terjadi itu tidak adil. Ini adalah kemenangan yang tidak layak bagi Argentina. Begitu saya kembali ke negara saya dan berada di rumah, saya tidak akan pernah menonton Piala Dunia lagi, karena tidak ada keadilan dalam kompetisi ini."
Mesir kalah 2-3 melawan Argentina meski unggul 0-2 di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kok, masih ada ya, dosen lain yg justru tidak mendukung perjuangan dosen-dosen muda ini untuk mendapatkan gaji yg layak? Rezim upah murah ini memang harus diakhiri, tak hanya utk dosen, tp jg pekerjaan lain.
The dance is over. The last dance. It may also have been the last time we saw him wear the Seleção das Quinas shirt. What a legendary journey. Thank you, Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro. ❤️
John Stones pura-pura kesakitan pada bahunya saat selebrasi Tim di ruang ganti. Mimik wajah Thomas Tuchel berubah menjadi kekhawatiran.
Namun itu hanya prank untuk bahan lelucon saja
Wong tuo digarapi cah nom-noman Inggris 😅🤣
“Cuma gol tap in”
Nyatanya latihannya sangat intens. Kalo dibreakdown ada banyak lari/sprint pendek sambil ubah arah. Ini yg bikin Haaland bisa lepas dr marking. Ini bukan soal end product atau tap in-nya. Tapi proses sebelumnya.