Menjadi pengikut Yesus berarti siap menyangkal diri dan memikul salib setiap hari.
Karena Yesus tahu, manusia sangat gampang jatuh ke dalam amarah, kebencian, dan kepahitan.
warga kena PHK, lo diem aje.
warga belajar dagang sendiri lo diem aje.
kuota jadi mahal, dan sebulan cuma 28 hari lo diem aje.
transaksi ke lain bank dibawah 100rb, kena admin 2.500 per transaksi lo diem aje.
isi eToll dibawah 100rb, kena admin 2.500 lo diem aja.
giliran dagang, terus untung.
lo pajekin.
dirjen pajak bego.
Ketemuan dangan ybs di Bank pengirim/penerima, minta bank lakukan pengecekan secara detail asal dan sumber dananya
Jika tidak ada potensi hukum dan benar ybs pemilik sah uangnya, kembalikan, bikin berita acara
Jika bukan pemilik sah dan berpotensi hukum, minta bank blokir rekening sejumlah dana yg ditransfer, bikin berita acara
Jangan kembalikan langsung
Telihat taktikal? Tidak? Terlihat bodoh? Ya jelas terlihat bodoh dan konyol... Ini banyak yang mengabaikan sisi disiplin dan safety alias ngawur! Muzzle discipline tidak ada, kena sapu semua oleh laras senapan kawan di belakangnya, dan ada yang telunjuk masih menempel di pelatuk.
‼️Lagi-Lagi Jawa Barat‼️
Telah terjadi penolakan di Rumah Doa Kristen, di sebuah perumahan yang dibangun oleh developer perumahan yang juga berprofesi sebagai seorang Pendeta. Rumah Doa tersebut telah berdiri selama kurang lebih tiga tahun dan melayani sekitar 40 Kepala Keluarga (KK). Konflik muncul pada tahun kedua ketika jemaat mengalihkan kegiatan ibadah mereka dari hari Rabu menjadi hari Minggu, yang memicu penolakan dan aksi demonstrasi dari warga yang tidak menerima adanya ibadah umat Kristen di lokasi tersebut.
Menanggapi demonstrasi tersebut, sang Pendeta segera mengurus perizinan resmi agar tempat tersebut sah terdaftar sebagai Rumah Doa, bukan sebagai Gereja. Meskipun izin resmi akhirnya berhasil diterbitkan sekitar dua bulan yang lalu—yang seharusnya memberikan kebebasan bagi jemaat untuk beribadah pada hari Minggu dan Rabu—penolakan dari massa ternyata tetap berlanjut. Bahkan pada hari Rabu sebelumnya, massa kembali mendatangi lokasi dan menuntut agar Rumah Doa tersebut segera ditutup, hingga petugas TNI dan Satpol PP harus turun tangan untuk mengamankan situasi.
Situasi sempat semakin memanas ketika massa kembali datang dan mengancam akan membakar Rumah Doa jika tempat ibadah tersebut tidak segera ditutup. Developer perumahan (Pendeta) sebenarnya juga telah menghibahkan sebidang tanah secara gratis untuk membangun sebuah masjid di kawasan perumahan yang sama.
Source: IG https://t.co/h0ruF13y0g_
ANJJJJJJ KETANGKEP BASAH PENCAIRAN DANA BUZZERNYA AOWKWKWK
ENIH KITA DISURUH TUTUP MATA YAK? WKWK NUMBALIN NASIB BEBERAPA TAHUN KE DEPAN DEMI AMPLOP YANG ISINYA GA NYAMPE 100 RIBU.
TETAPLAH KALIAN DI LINGKARAN MISKIN BUZZER BADJINGAN 🫵🫵