Thread pertama buat promosi produk lokal yang kukagumi. Semoga aja next time bisa istiqomah nge tweet.
.
.
Memperkanalkan parfum lokal yang dah hampir sebulan ini kupake. Klo pecinta bau bau lokal bnget. Buruan kepoin #ataraksia . Ini yang kubeli full sized atas saran admin ny
@altheviareth Iya makanya jarang yg mau ambil resiko klo pemain baru. Biasanya ambil dari selebgram. Atau klo pemain baru, ntr sosmed nya di boost dulu sampe follower bnyak. Produser kan mentingin duit aja kebanyakan mereka tuh.
@KapudS640 Ga semuanya, tp circle mantri mantri bank tuh hadehh.. 😭😭. Dulu kebanyakan gaul sm mereka smpe ga percaya sm pernikahan. Mawut semua tuh satu circle.
definisi dari mahadahsyat jeon jungkook 😭🔥
• Calvin Klein - Global Brand Ambassador pria Asia pertama
• Hublot - satu-satunya Global Ambassador asal Asia
• Chanel Fragrance & Beauty - Global Ambassador pertama dlm sejarah divisi Fragrance & Beauty
• Graff - Global Ambassador pertama dalam sejarah brand itu
Ak jg kayak gini konfirmas ke temen temen guru yang langsung di lapangan. Paham bnget masyarakat g tau. Ya karena temen temen guru ini jarang sambat. Atau bahkan dibkin ga boleh asal sambat. Cb sehari aja duduk sm mereka yg langsung di daerah, chaos sekali kondisinya.
Ini yang ngaku suka membaca banyak buku ndakik, masa penjelasan kayak gini ga nyampe ? Banyak temen temen yg pdhl pinter bacaannya lebih sangar dan oke. Tp napa postang posting ngebelain NM kyk beliau ni g ada salah sama sekali. Bnyakin tnya ke temen guru yg tau langsung.
Lengkap sekali. Saya tambahkan konteks zaman:
1. Di Malaysia, Chromebook gagal,
2. Era menteri sebelumnya, pak Muhadjir, menolak Chromebook. Kenapa menolak? Soalnya ketika diuji coba, gagal. Sesederhana itu.
3. Kajian teknis pertama yang dilakukan tim teknis, hasilnya tidak merekomendasikan Chromebook. Sinyal internet di sekolah masih di bawah 50%, user/ penggunanya di sekolah hampir tidak ada. Pengadaannya membengkal, tidak hanya laptop, tapi semua perangkat daya dukung kabel dll.
Saat ini, kebanyakan orang percaya Chromebook itu baik untuk pendidikan. Agaknya kalian perlu menonton Youtube tahun 2020/2021 saat kebijakan itu dibuat, ada beberapa reviewer laptop yang menghujat Chromebook. Karena sangat tidak efektif jika digunakan untuk belajar.
Disclaimer, saat itu, 2020-2021, isunya Chromebook akan dipakai oleh siswa. Ternyata saat ini, disebut Chromebook berguna bagi guru. Padahal tahun 2021, Chromebook disebut digunakan khusus untuk Asesmen Nasional.
Artinya, tidak jelas target Chromebook: targetnya siswa, kebutuhan guru, atau kebutuhan penyelenggaraan nasional? Saat disebut kurang efektif bagi siswa, disebut berguna bagi guru. Ketika dianggap tidak sesuai kebutuhan guru, maka disebut ini untuk Asesmen Nasional. Apapun alasan, digunakan untuk membuat Chromebook ini bermanfaat.
Saya tidak punya analisis canggih untuk melihat ini. Hanya perlu melihat kronologinya saja. Semua yang saya sampaikan, ada jejak digital dan beritanya.
Anomali juknis DAK dalam kasus Chromebook ini adalah contoh nyata bagaimana korupsi modern bekerja. Ia tidak lagi berbentuk suap dalam koper, melainkan bersembunyi di balik regulasi yang rapi: Corruption by Design. Mari kita bedah mengapa ini berbahaya bagi publik.
Dalam tata kelola publik, pola ini disebut Regulatory Capture (pembajakan regulasi). Alih-alih menyusun aturan berdasarkan kebutuhan riil sekolah di daerah (bottom-up), aturan dikunci dari pusat agar menguntungkan vendor atau produk tertentu (vendor lock-in).
Bahayanya? Desentralisasi lumpuh. Dana Alokasi Khusus (DAK) yang harusnya memberi otonomi daerah untuk beli alat sesuai kondisi lokal (misal: daerah susah sinyal butuh laptop offline), terpaksa dipakai beli perangkat cloud-based yang akhirnya mangkrak di kardus.
Korupsi jenis ini merampok dua hal sekaligus: uang negara dan masa depan anak bangsa. Spek rendah dengan harga tinggi (overpricing) membuat anggaran habis tak bersisa, sementara guru dan murid di daerah 3T terjebak dengan teknologi yang belum siap mereka gunakan.
Korupsi bukan cuma soal nominal uang yang dicuri, tapi soal kebijakan yang dimanipulasi sejak dalam pikiran. Publik harus makin kritis: jika sebuah juknis atau aturan pengadaan terasa "terlalu spesifik mengunci merk/sistem", di situlah a
Heran orang pada kuat kuat yah bisa hyrox. Ak tiap pulang gym meriang, trus sambat. Dah gitu aja terus repeat 🥲🥲. Oiya, sbnrnya di gym tuh orang g terlalu perhatiin kita kok. Jadi outfit yang nyaman dan sesuai aja dah cukup. Ak dryfit cuma punya 4 kupake gantian cuci kering pke
orang2 yg bela nadiem, drpd nyalahin guru & pak iman. mending seret jokowi/koleganya
ingat dulu tuh ada quotes "tidak ada program menteri, adanya program presiden" termasuk chromebook