@MiskinTV_ Gak bela kiri, gak bela kanan.
Yg suka silakan nonton.
Yg gak suka gk usah nonton.
Dah gitu aja. Kadang kita nya aja yg ribet ngurusin orang. ๐
Smua ada sebab dan akibat itu kan akibat klakuan lu malah playing victim๐ซข
Dua Maling di Deli Serdang Minta Keadilan ke Polisi Usai Dipukuli Korbannya
Dua pelaku pencurian toko ponsel meminta keadilan kepada polisi usai mengaku dipukuli oleh korban saat tertangkap. Permintaan itu disampaikan melalui video klarifikasi yang beredar di media sosial pada Kamis (5/2/2026).
Kasus pencurian tersebut terjadi pada 22 September 2025 dini hari di toko ponsel Promo Cell di Jalan Jamin Ginting, Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Keduanya kepergok mencuri di sebuah toko HP, namun kemudian dipukuli oleh pihak korban.
Dalam video, kedua pelaku mengakui perbuatannya salah, tetapi menilai kekerasan yang mereka alami berlebihan. โKami memang bersalah, tetapi dia bukan pihak berwenang. Dia tidak pantas untuk menganiaya kami,โ ucap mereka sambil meminta polisi mengusut tuntas aksi penganiayaan tersebut.
Sandika bersama 3 rekannya, yang dituntut bersalah oleh jaksa setelah menangkap maling mesin kopi di rumah bibinya, divonis hukuman 150 jam bakti sosial di Rumah Sakit Datu Beru, Takengon, Aceh Tengah sebagai pengganti hukuman penjara 3 bulan...
Wajah hukum kita sekarang... ๐ฅ
"Nanti kamu saya bunuh kalau kasih tahu orang tua." Begitu ancaman pelaku ke korban yang masih kecil. Orang tua korban lapor polisi, malah dituntut balik 10 Triliun sama tersangka dan pihak Yayasan dengan pasal Pencemaran Nama Baik. Inilah yang dialami Yakob Sinaga. Anaknya yang masih kelas 1 SD diduga dicabuli oleh oknum di lingkungan Yayasan Perguruan Advent 14 Bekasi. Selain itu, menurut informasi yang didapat hak pindah sekolah anak dipersulit, dan keluarga korban justru dilaporkan balik! Pelaku belum ditangkap, tapi korban sudah dibungkam dengan relasi kuasa.
๐
Anggota keluarga korban pencurian yang dijadikan tersangka penganiayaan pencurinya di Deli Serdang, yang sekarang ini sedang viral, minta keadilan. Mereka minta ke Komisi III @DPR_RI untuk melihat kasus ini.
Mereka juga protes ke Polrestabes Medan karena tak bisa membesuk anggota keluarganya yang ditahan tersebut.
@DivHumas_Polri