dulu aku kira cinta itu soal bertahan, ternyata cinta juga soal berani berhenti.
berhenti di titik di mana harga dirimu lebih penting daripada perasaanmu. berhenti di mana kamu sadar jika terus berharap hanya akan melukai lebih jauh lagi.
pengendalian diri itu penting, contohnya ketika kita lebih milih diem daripada harus fight sama ego orang lain.
belajar ikhlas kalau dipandang buruk, karena jelasin diri ke orang yang already think negatively about you itu cuma waste of time.
mantra biar ga gampang kepikiran :
1. yang uda lewat, yauda aman ajaa.
2. yang belum terjadi, gausa ditebak-tebak.
3. yang di depan mata, nikmatin.
4. yang ga bisa dikontrol, lepasin.
Kopi terasa enak karena secangkir, bukan segalon. Mie ayam terasa nikmat karena semangkuk, bukan sebaskom. Pelangi terasa indah karena hadir sebentar, bukan seharian. Ternyata, banyak hal dalam hidup terasa lebih berarti saat kita menikmatinya secukupnya, bukan semaunya.
setuju sama kalimat
"dicintai itu batas nilai paling bawah. Pastikan kamu dihormati, diutamakan, didukung, dibanggakan, diinginkan, dilindungi, dan dijaga"
nemu ini bagus bgt :
i don’t regret loving people wholeheartedly.
banyak yang bilang jangan terlalu nunjukin rasa, jangan terlalu effort, takutnya nanti disia-siain. but honestly, i don’t wanna love with a calculator in my hand.
my love tank has always been full. i grew up surrounded by love, effort, and people who made me feel cared for. so when i genuinely care about someone, giving comes naturally.
kalau suatu hari ternyata it doesn’t work out, yaudah. it doesn’t make everything i gave any less real.
Kita bukan "introvert" kita cuma "selectively social". Kita bisa jadi orang yang paling brisik kalo bareng temen yang tepat, tapi bisa berubah jadi patung lilin kalo ketemu orang yang " vibe"-nya gak cocok.
gada ruginya mencintai seseorng dengan tulus, yang rugi justru orang yang sudah mendapatkan seporsi cinta yang tulus tetapi dia tidak pandai menghargainya, stay away from someone who doesn't respect you.
Cowo bingung itu ga ada, kita itu cuma takut, takut ngecewain kalian, takut kalian ga bahagia nanti kedepannya, takut sama ekspetasi kalo ga sesuai sama realita, kita cowo tuh sebenernya mikirin resiko jangka panjangnya gimana.