Buatkan gambar infografik hyperrealistic mode landscape untuk topik "Pembangkit Listrik Tenaga Air" dalam format deconstructed (exploded diagram). Background putih, dengan skema warna yang kontras dan visual clean agar tidak terlalu overload.
@ainunnajib beberapa waktu lalu mendampingi anak2 didik di Afkaruna di lomba robotik kemenag. saya nilai, lomba nya, dan kebanyakan lomba lain, kok sepertinya kurang pas. yg menang2 yang modal kuat. kami waktu itu cuma modal 200rebu.ya bablas
lomba2 gini kyknya harus dibuat yg "fair"
@ainunnajib sangat tergantung pada tujuan pembelajaran. AI itu hanya alat bantu. merumuskan tujuan pembelajaran dulu yg utama, baru langkah pemb. dan asesmen menyesuaikan.
Permasalahan UTAMA dalam pendidikan kita sebenarnya bukan terletak pada penguasaan teknologi canggih, melainkan pada lemahnya kemampuan dasar, yaitu fondasi berpikir.
Saya sdh cukup lama pakai Deepseek terutama utk coding. Sejauh ini memang menurut saya utk urusan koding Deepseek paling jago dan minim eror plus MURAH. Untuk penulisan artikel secara umum juga lumayan. Hasilnya masih di atas Claude ataupun GPT4. Yg jls dunia AI bakal makin rame
Beberapa pekan lalu mendengar paparan mendikdasmen Pak Mu'ti, dan kemarin mendengarkan paparan pak Wamen Fajar, teras ada secercah harapan untuk pendidikan. Tidak perlu over-ekspektasi, tapi paling tidak membangun nyala optimisme yang kethip-kethip
@Darmaningtyas benar pak. di dunia pendidikan jg banyak sekali fomo 'digitalisasi' ini. misal guru-guru sibuk dengan 'digitalisasi' namun malah abai dengan hal-hal fundamental.. saya pribadi merasa bahwa kita harus sangat hati-hati dengan jargon digitalisasi ini
Bagi guru2 math se Indonesia yang belum berkesempatan mengikuti lgsg Seminar Nasional Pendidikan Matematika 2024 di https://t.co/qDPE2POPdD
Seminar kali ini cukup istimewa karena insyaallah akan dihadiri mendikdasmen, wamendikdasmen dan dirjen GTK
Yg membuat lebih prihatin adalah, generasi kini adalah generasi yg akan sangat berat berhadapan dengan transisi dan perubahan, dgn bekal mereka sepertinya kurang memadai. Meski demikian, sy tak mau menebar pesimisme. Apapun itu, generasi ke depan ini harus kita bantu, sebisanya
Dari perbincangan dan diskusi saya dengan banyak pelaku pendidikan, akhir-akhir ini (dari guru TK sampai ada juga level kepala dinas pendidikan), hampir seluruhnya memiliki kesamaan nada, yaitu keprihatinan.
Tentu saja banyak sekali faktornya, tapi akhir-akhir ini seolah semua faktor itu, ndilalahnya seperti saling bertemu pada saat yang tepat. Ada faktor yang memang tak terelakkan, ada faktor yang semestinya bisa diantisipasi tapi nampaknya juga gagal dilakukan.
@ainunnajib Problem pendidikan kita sudah lama ada mas. Monggo kita mau salahkan mentri siapa saja. Tapiii 5 tahun terakhir ini mmg paling berat dan frustating bagi kami di lapangan
Mimbar panas ini menjadi saksi titik kulminasi menunaikan satu amanah. Byk pihak yang ikut menopang dengan dengan segala jerih payah masing2, terutama para guru yg di pundak merekalah sy dpt melihat dunia dr perspektif baru yang lebih jernih. Terimakasih tak terhingga untuk semua
@ainunnajib selain kemauan mas, salah satu faktor penting yang kurang di anak-anak kita adalah mereka tidak punya kemampuan bertanya yang memadai (saya riset terbatas ttg ini dan anak2 kita berat sekali problem di sini). Yang guru agak beda lagi
https://t.co/qIZuFvtxLP
@ainunnajib@radyum@SekolahSQ ya, 'kemampuan bertanya' hanya indikator gunung es dari kemampuan lain yg di bawah permukaan. khususnya dimensi metakognitif,yang di sekolah publik kita sangat2 lemah. bukan krn siswa tdk mau atau tdk mampu, tp ini masalah sistemik