Hari ini, kita mengenal Sudirman-Thamrin sebagai poros utama yang membelah Kota Jakarta. Namun, jalan ini sebenarnya terhitung baru.
Di era Batavia, Jakarta punya poros lain yang sama pentingnya pada masanya, namun agak terlupakan di era modern ini.
[A THREAD]
Finally ada peta yang jelas banget nunjukin Jakarta di masa lampau. Ada beberapa hal yang cukup menarik perhatian
1. Axis Jakarta di masa lampau (sebelum Sudirman-Thamrin) adalah Kramat Raya-Gunung Sahari (garis biru). Ini menghubungkan pusat kota dengan kota satelit Batavia masa itu, Meester Cornelis (sekarang Jatinegara)
2. Kebayoran Baru (kiri bawah) masih terpisah dari Jakarta dan belum terhubung Jl. Jenderal Sudirman, yang baru dibangun setelahnya
3. Kanal Banjir Barat yang sekarang deket kawasan TOD Dukuh Atas adalah batas pengembangan kota Batavia sebelum makin meluas ke selatan, sebelum ada Setiabudi, Bendungan Hilir, dll.
BUNDARAN HOTEL INDONESIA - 1966
Beberapa foto lawas karya fotografer majalah LIFE yang berkebangsaan Belanda, Co Reentmester, menggambarkan suasana kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, sekitar 1966.
•
📸: LIFE Magazine
•
#potolawasjakarta#bundaranhi#jakarta
Yohoooo!
Yuk kita lanjut jelajah ke area MONAS / Konings Plein= Alun-alun Raja.
Untuk timeline di 1914 - 1972 - 2026.✨
thn 1914-1950 masih ada benteng Citadel Prince Fredrik yang sekarang jadi masjid Istiqlal.
thn 72 pasar gambir juga masih ada.
Sumber: Leiden University Libraries, KITLV Collection.