Di Aceh kami bagi bagi sepatu sekolah Rp 35.000. Di tangan negara angkanya bisa jadi Rp 700.000. Itulah yang terjadi ketika pengawasan kebijakan lemah. Anggaran dibuang-dibuang ditengah APBN sedang krisis
Guys, ini baru keluar dan gue rasa ini salah satu berita paling penting soal MBG yang perlu semua orang tahu.
BGN beli 21.000 motor listrik untuk program MBG. Tanpa laporan ke DPR.
Tanpa persetujuan Kemenkeu.
Dan kantornya distributor motor itu belum jadi.
Baca lagi.
Kantornya belum jadi.
Tapi motornya sudah ada di Indonesia.
Kronologi yang perlu lo tahu:
2025 Menkeu Purbaya sudah menolak pengadaan motor listrik ini.
Secara resmi.
Diblokir.
2026 BGN tetap beli.
21.000 unit.
Sudah masuk ke Indonesia.
Komisi IX DPR tidak pernah dikonsultasi.
Tidak pernah dapat laporan.
Tidak pernah diminta persetujuan.
Kalau disampaikan ke kami di sini, pasti akan kami tolak, kata Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris.
Dan ini yang paling bikin gue speechless.
Charles bilang dia nonton video dari salah satu media dan yang dia lihat adalah:
kantor distributor motor listrik itu belum selesai dibangun.
Tapi di dalamnya sudah disiapkan satu SPPG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang akan beroperasi di sana.
Terjemahannya:
motor sudah dibeli,
distributor sudah ditunjuk, l
okasi SPPG sudah disiapkan
semua sebelum kantornya selesai dibangun.
Something fishy, kata Charles.
Dan gue setuju.
Pertanyaan yang harus dijawab:
Satu siapa yang beli?
BGN beli 21.000 unit motor listrik.
Dari merek apa?
Importir mana?
Harganya berapa per unit?
Total anggarannya berapa?
Dua dari anggaran mana?
Kalau Kemenkeu sudah blokir di 2025 dari mana uangnya keluar di 2026?
Ada pos anggaran yang tidak terpantau?
Tiga siapa distributornya?
Kantornya belum jadi tapi sudah jadi distributor resmi pengadaan pemerintah itu bisa terjadi hanya kalau ada yang melindungi di belakang.
Empat kenapa motor listrik untuk program makan bergizi gratis?
SPPG adalah satuan dapur kepala dapurnya butuh motor untuk apa?
Untuk koordinasi antar lokasi?
Oke, mungkin.
Tapi 21.000 unit?
Tanpa laporan ke DPR?
Ini bukan soal motor listriknya.
Ini soal tata kelola yang berantakan dari program yang anggarannya Rp71 triliun per tahun.
Kalau pengadaan motor saja bisa bypass Kemenkeu, bypass DPR, masuk diam-diam, dan kantornya belum jadi apa lagi yang bisa bypass dengan cara yang sama?
Dan ini yang paling menyakitkan:
Program MBG lahir dari niat mulia memberi makan anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi. Itu niat yang tidak bisa diperdebatkan kebenarannya.
Tapi niat mulia yang dieksekusi dengan tata kelola yang kotor ujungnya bukan anak-anak yang kenyang. Ujungnya distributor motor yang belum punya kantor yang panen.
Dan yang rugi? Sama seperti biasa.
Rakyat yang bayar pajak.
Dan anak-anak yang harusnya dapat makan bergizi tapi anggaran programnya habis di jalan.
Senin 13 April 2026 BGN dipanggil Komisi IX DPR.
Dan gue harap DPR kali ini tidak cuma memanggil tapi benar-benar minta jawaban yang konkret dan transparan.
Karena kalau rapat Senin itu berakhir dengan jawaban normatif dan tidak ada yang dipecat atau diselidiki berarti kita semua tahu ceritanya akan ke mana.
Bangsaaaaatt!!! 😭😭
Level koordinasi antar lembaga dan kementerian di jajarannya si tua bangka delusional itu kok bisa sebobrok ini sihh??
Kirain jumlah kementerian yang gendut secara kuantitas tuh bikin koordinasinya makin ciamik. Gak taunya malah 😭😭😭
Bangsatlah, celeng!
MBG ladang mark up?
Gusmin ngeri membaca liputan dari @projectm_org tentang proyek MBG yang masalahnya ternyata bukan hanya soal kualitas makanan, namun juga di anggaran.
Selain meracuni ribuan siswa dan ibu hamil tanpa tindakan hukum, proyek MBG juga memiliki banyak sekali masalah. Pengadaan banyak item printilan proyek ini penuh dengan muslihat. Misalnya, ada kaos kaki merek antah berantah yang harganya di atas rata-rata. Sepeda motor yang merk dealernya sulit sekali dilacak harganya jauh di atas sepeda motor 'mainstream' di kelasnya. Dan, tablet harganya dikatrol hingga 2x lipat.
Siapa yang bermain? Siapa yang mengawasi? Siapa yang menindak? Tanpa niat baik penguasa, sepertinya ini akan terus jadi misteri.
MBG merampas banyak sekali anggaran untuk kemaslahatan publik. Hampir semua lembaga terkena efisiensi yang mengurangi kualitas pelayanan. Contoh kecil: jalanan rusak, ISBN tak kunjung terbit, hingga informasi bencana yang lambat. Semua kena getahnya.
Dengan anggaran mengerikan, pelaksanaannya justru menunjukkan kegagalan sistemik dan kekacauan struktural. Banyaknya kasus keracunan, menu yang tidak sesuai, produksi kebohongan, hingga potensi korupsi yang besar membuat program ini perlu dievaluasi menyeluruh.
Padahal ada sebuah kaidah penting dalam kepemimpinan. Tasharruful imam 'ala raiyyah manuthun bil maslahah. Kebijakan pemimpin harus mempertimbangkan kebaikan rakyat.
Sampai sejauh mana MBG akan menjadi mega bancakan golongan tertentu? Sampai kapan berita mengenaskan proyek ini akan terus hadir di kehidupan kita? Agak sulit menjawabnya. Sebab semua membutuhkan niat baik penguasa.
Liputan bisa diklik melalui: https://t.co/2IOvvp4yUH
Trump dan Netanyahu adalah maniak yang menyeret dunia menuju kehancuran.
Prabowo sedang membawa Indonesia jadi pelayan dan pengikut mereka.
Orang-orang ini berbahaya bagi peradaban dan kemanusiaan.
Komjen ( Purn ) Dharma Pongrekun ditanya siapa yang diuntungkan dlm program MBG ?
Dharma Pongrekun mengatakan :
"Yang diuntungkan program MBG adalah yang korupsi."
Pantas saja pemerintah kita anteng di jabatannya meski bobrok kinerjanya.
Salah satunya karena pikiran begini.
Akal-akalan siapa sih yang bilang kritik ke pemerintah harus disertai solusi?
Yang digaji pakai uang rakyat emangnya siapa?
Kok rakyat mau kritik kebijakan harus ngasih solusi?
Mencari solusi itu tugasnya pemerintah dan dia digaji memang untuk itu.
Kalau selama jabatannya dia tidak memberikan solusi apa-apa dan tidak menghasilkan apa-apa, itu tandanya dia tidak bekerja.
Rakyat itu tinggal terima jadi menunggu realisasi janji-janji.
Kalau rakyat sekarang pada berisik dan terus memberi kritik pada pemerintahnya, ya, itu artinya ada masalah serius di negeri ini.
Karena kalau pemerintahannya kerja benar dan seluruh rakyatnya hidup sejahtera, boro-boro kritik, mending fokus nikmatin hidup!