Kalau dilihat-lihat. Gorengan isu politik oleh pendukung lawan politisi manapun tak perlu begitu direspon. Sebab yang merespon adalah sesama mereka. Sedangkan pendukung real tak akan terpengaruh.
Sebab trending topic isinya bullyan politik semua. Akhirnya saya memilih untuk pindah region untuk sementara waktu dengan mengaktifkan pilihan lokasi di region Malaysia, sehingga saya tidak terpapar dengan suguhan tontonan bullyan.
Ulasan ringkas saya tentang kemungkinan kapitalisasi simpati oleh salah satu kandidat Capres Pilpres 2024 yang akan berlangsung 1 bulan lagi.
https://t.co/X5Qh5mrPRv
Sepertinya masuknya Budimn ES ke kubu Prabowo adalah bentuk infiltrasi dan penyusupan. Kemungkinan bisa saja terjadi. Sebab dalam politik, yang tidak mungkin terjadi adalah ketidakmungkinan.
Sedikit catatan dan komentar saya tentang Prabowo dan tiga nama kandidat yang mengemuka sebagai calon wakilnya di Pilpres mendatang.
https://t.co/9nFYrff9NI
Hari ini pembuktian bahwa Politik Indonesia, jarak dan luasnya hanya seputar Cikini-Gondangdia yang ada di kawasan Menteng. Kantor Pusat PDIP, NasDem, PPP, Perindo berada di Menteng. Rumah Mega di Menteng. KPU di Menteng.
Pilihan Mega untuk memasang Ganjar dengan Mahfud MD tak tanya membuat bingung kubu Prabowo, tapi tentunya lebih membuat bingung Jokowi. Presiden ke-7 itu, dibantu oleh iparnya telah setengah jalan untuk meloloskan prasyarat usia untuk memuluskan anak sulung.