Pernah nyesel beli saham gara-gara harganya udah di pucuk, terus tiba-tiba anjlok? Atau takut beli saham yang lagi turun padahal besoknya mantul naik? Biar gak kena jebakan batman lagi, kenalan dulu sama indikator ajaib bernama RSI. Gini cara pakainya!
Baca di sini: https://t.co/hW0clgx8L8
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tetap mengutamakan kepentingan nasional terkait kebijakan royalti mineral meski ada keluhan hambatan investasi dari pihak China. Ia menyatakan investor asing dipersilakan mencari negara lain jika merasa kebijakan pengelolaan sumber daya alam Indonesia tidak sesuai dengan bisnis mereka.
~TR #Purbaya #InvestasiChina #KepentinganNasional
Salah satu ilmu dasar saham adalah menentukan support dan resistance.
Ada banyak cara, salah satunya pakai Moving Average (MA).
MA adalah rata-rata harga saham dalam periode tertentu.
Misalnya MA10 berarti rata-rata harga 10 hari terakhir.
MA ini sering berfungsi sebagai support dan resistance dinamis:
Harga di atas MA = MA jadi support
Harga di bawah MA = MA jadi resistance
Tapi ingat, MA hanya alat bantu.
Support resistance utama tetap dari area harga sebelumnya.
Gimana cara setnya? Langsung tonton:
Guys, kali ini Timothy Ronald buka sesi konsultasi finansial dan yang masuk bukan kaleng-kaleng: dokter spesialis gaji Rp150–200 juta per bulan tapi masih bingung cara pensiun dini.
Namanya Yuli, dokter urologi PNS di Jawa Timur, sudah berkeluarga dengan 2 anak.
Secara income, dia udah masuk kategori “high income earner”.
Tapi ternyata, punya penghasilan besar ≠ otomatis tahu strategi pensiun yang benar.
Kondisi Keuangan Yuli (dibedah jujur)
Gaji: Rp150–200 juta/bulan
Pengeluaran: ± Rp40 juta/bulan
Dana darurat: Rp500 juta (RDPU)
Emas digital: Rp100 juta
Kripto (Bitcoin): Rp2 miliar
Target: FIRE (Financial Independence, Retire Early) dalam 5 tahun
Target dana: Rp30 miliar
Masalah utamanya bukan kurang uang…
Tapi: “Kalau sudah sampai Rp30 M, uangnya ditaruh di mana?”
Ini pertanyaan krusial yang sering salah kaprah.
Banyak orang fokus:
gimana cara dapet uang
Padahal yang lebih penting:
gimana cara mempertahankan & menghasilkan income dari uang itu
Jawaban inti dari Timothy Ronald
Begitu masuk fase FIRE:
Jangan lagi agresif
Fokus ke stabil & menghasilkan cashflow
1. Gunakan rule 2,5% – 3% (lebih konservatif)
Bukan lagi 4% klasik
Karena market sekarang lebih volatile
Artinya:
Rp30 M → ambil ± Rp75–90 juta/bulan (aman)
2. Pindahkan ke aset “produktif”
Bukan cuma nunggu harga naik.
Contohnya:
Saham dividen seperti BBCA
Obligasi USD (Indon / Indois)
3. Konsep penting: “Dividend Flywheel”
Ini game changer.
Alurnya:
Beli saham
Dapat dividen
Dividen dipakai beli saham lagi
Dividen makin besar
Ulang terus
Lama-lama:
uang kerja buat lu, bukan lu kerja buat uang
Masalah terbesar Yuli (dan banyak orang kaya)
Portofolio terlalu berat di kripto:
Rp2 M di Bitcoin
Volatilitas tinggi
Belum tentu cocok untuk fase pensiun
Saran:
Mulai “switching” sebagian
Masuk ke aset yang kasih cashflow stabil
Bahkan dengan Rp20 M saja, sebenarnya sudah bisa pensiun
Contoh:
Rp20 M di saham dividen yield ±3,3%
= ±Rp660 juta/tahun
= ±Rp55 juta/bulan
Pengeluaran Yuli: Rp40 juta
Artinya: sudah cukup hidup tanpa kerja
Kenapa ini penting?
Karena banyak orang mikir:
“Gue harus punya puluhan miliar dulu baru aman”
Padahal:
Yang penting bukan jumlahnya
Tapi cashflow yang dihasilkan
Kesimpulan jujur dari sesi ini
Gaji besar itu cuma awal
FIRE itu soal strategi, bukan sekadar nabung
Aset produktif > aset spekulatif saat mendekati pensiun
Dan yang paling penting:
Jangan nunggu kaya dulu baru mikir pensiun
justru cara lo investasi hari ini yang nentuin lo bisa pensiun atau enggak.
HALLOOOO MORNING~
Kali ini aku mau bikin thread ttg saham, karena banyak media yg pengen aku upload hehe 🙃
Setelah mencoba 3 screening buat menemukan potensi ARA. Aku menemukan bahwa yg lebih cocok pakai screenr dibawah ini. Screener ini hanya berlaku di jam 9:00-9:30.
Step pakainya: pertama, aku pake 2 device, yg satu buat mantau screener, yg satu buat order. Btw aku pernah baca tapi aku lupa tweet siapa “saham ARA itu adalah saham yg pernah ARA” jadi kalian harus inget inget saham yg pernah ARA
Lanjut….