Kesedihan adalah suatu keniscayaan didunia, tidak ada kebahagiaan 100% yang dialami manusia tanpa adanya kesedihan yang mengiringinya. Karena semua sudah menjadi ketetapan-Nya,
وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ
“Dialah Allah yang menjadikan seorang tertawa dan menangis” (QS. An-Najm: 43).
Dan obat terbaik tatkala hati bersedih ialah dengan berdzikir kepada Allah,
Karena pujian yang berlebihan akan menjadi racun bagi orang yang dipuji, mengotori hatinya dan merusakan amalnya.
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan,
“Apabila kalian melihat orang-orang yang gemar melontarkan pujian berlebihan, maka taburkanlah debu ke wajah mereka.” (HR. Muslim)
yaitu memiliki tingkatan beragam. Adakah kehinaan serta penyakit di dunia dan di akhirat yang tidak disebabkan oleh dosa dan maksiat?
(Ad-Daa’ wa Ad-Dawaa’, hlm. 66)
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
Termasuk perkara yang seharusnya diketahui bahwasanya dosa dan kemaksiatan pasti menimbulkan mudharat (kerugian), tidak mungkin tidak. Mudharatnya bagi hati sebagaimana mudharat yang ditimbulkan racun bagi tubuh,
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ
“Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah semangat).” (HR. Muslim no. 2664).
Cemburu dan ghiptoh lah kepada mereka yang berlalu usianya didunia namun karya dan jasanya masih terkenang dan memberikan banyak manfaat. Ia tahu bahwa kehidupan dunia hanyalah angka, ia persiapkan usia kedua untuk kehidupan yang kekal dan tak terkubur 🪴
Telah kita ketahui bersama bahwa kewajiban utama seorang muslim ialah beribadah kepada Allah yaitu mentauhidkan-Nya (tidak berbuat syirik) yang hal ini merupakan sumber kebahagian di dunia maupun di akhirat, yang hakikat semua kebaikan bermuara pada seberapa besarnya ...
maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia."
Bersabarlah atas sikapnya yang semakin menua, bersyukurlah ketika Allah Ta'ala masih memberikan kesempatan ...
The CiteScore for the IAES International Journal of Artificial Intelligence is 3.9 (Q2 CiteScore Best Quartile), with an SNIP of 0.800 and an SJR of 0.365.
The IJAI is an open-access and peer-reviewed journal https://t.co/xCtABJEnCT