Beneran gak ada yang berani manggil Pak Jokowi di kasus Pak Nadiem nih ? Ah, yang bener aja. Kalau gak ada yang berani, biar saya yang hubungi, nomernya tetep kan ?
Beberapa hari ini, saya kembali membuka naskah yang telah usang, tersimpan di drive. Beruntung tidak hilang! Saya baca dengan seksama, menganggap ini bukan karya saya, saya pelajari dan saya telaah, apa yang kurang, dan apa yang salah.
Selamat menikmati sepenggal Sejarah tentang Pejuang revolusi Fidel Castro di Kuba
Masa kepresidenan: (32 tahun)
2 Des 1976 Sampai 24 Feb 2008
Lahir: 15 Agustus 1926 Biran Kuba
Wafat : 25 Nov 2016 Havana Kuba
Tanggal 2 dan 3 Mei 2026 lalu, Marka baru saja Pop Up pertama di Jember. Antusias teman-teman Jember, membuat kita merasa senang dan lebih percaya diri dengan apa yang kita lakukan. Ternyata bener ya, kalau usaha kita dihargai rasanya itu seneng banget.
Indonesia punya banyak hulu, tapi kita sangat minim hilir. Cost Impor jauh lebih besar dari cost ekspor. Artinya, kita banyak jual bahan mentah yang negara lain gak punya, dan kita beli produk jadi yang sebenarnya negara kita bisa produksi sendiri.
Selain bisnis kita sendiri, kita juga membantu para owner bisnis lain untuk membangun dan mengembangkan bisnisnya. Seperti konsultan ala-ala, tapi kita gak ngasal, kita ngelakuin itu berdasarkan pengalaman dan kemampuan.
Kita memulai semua dengan keberanian, ya sekali lagi keberanian. Tapi, bukan berarti yang tak berdasar dan tanpa bekal. Sebab keberanian tanpa dasar dan tanpa bekal adalah sebuah kemunduran.
Entah apa yang sedang merasuki, entah baik atau buruk, bisa jadi ini sebuah ambisi, tapi bisa juga ini hanya bentuk perwujudan mimpi. Tahun ini kita akan mengambil keputusan besar sebagai sebuah brand.
Dicecar DPR, Kepala BGN terdiam !
Dadan si ahli serangga ini terdiam kyknya krn ga ngerti apa yg lagi disampaikan oleh ibu Irma. Yg ada di otaknya itu kan cuma gmna cara ngabisin duit rakyat utk beli motor listrik, kaus kaki, tablet dll. Boro2 mikir utk pengawasan MBG.
Maling Berkedok Gizi !
Awal mulanya, kita mulai beranikan diri menyampaikan ide kita terkait brand ini ke teman, rekan kerja, hingga orang-orang kelas atas. Tujuannya simpel, kami merasa perlu untuk beberapa orang tau, paling tidak jalan untuk brand ini berjalan bisa terbuka lebar.
Bukan mudah membangun sebuah brand di kota kecil, apalagi untuk mempertahankannya. Lebih susah lagi. Ya, pelan-pelan kita lakuin aktivasi yang relate sama brand kita.
Saya dan kawan-kawan membangun sebuah brand kecil, di kota kecil. Jauh dari metropolitan, tapi kita mencoba untuk menjadi urban. Bukan sok kota, bukan menolak gaya hidup desa, tapi ini tentang kemajuan.
Ada fasenya: rajin sholat - banyak rezeki - lupa diri - mulai bolong - sempit rezeki - rajin sholat lagi - rezeki mulai banyak lagi.
Terus aja gitu sampai setan tobat dan sedekah.
Di Jas Merah episode terbaru ini, Gus Muh mengajak kita melihat kembali ngerinya represi aparat pada kurun waktu 1925-1926.
Video lengkapnya bisa ditonton di sini 👉🏽 https://t.co/cB1iUnHlSu
Editor: Januar Dhika Bagaskara
#JasMerah