Seorang jurnalis Republika, Andi, mengunggah video berisi putrinya yang menjadi salah satu peserta aksi.
Di dalam video unggahannya, Andi menyebutkan kalau aksi yang dilakukan mahasiswa mengingatkannya pada aksi di tahun 1998, tempat ia pernah berdiri juga sebagai peserta aksi.
via https://t.co/7JXML9GcDW
cc @BudiBukanIntel
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
kalian slalu beralasan anies dan ganjar memangnya kalau kepilih bisa apa?
FAKTA : ganjar dan anies bisa ngurus keluarga dgn baik dan benar
FAKTA2 LAIN:
1. Keduanya pernah mimpin kota sbg walkot & gubernur. Anies bahkan pernah jd menteri.
2. Keduanya dr ranah sipil
3. Keduanya ga ada track record pelanggaran HAM or dipecat.
4. Keduanya taat konstitusi
5. Program2nya lebih makes sense & invest ke otak, bukan cm ngenyangin perut.
Istrinya Anies dan Ganjar ibu2 beneran, Bukan ibu2 jadi2an.
Ust. Fatih Karim yg podcast sama Nikita Willy dan Indra : Rasulullah itu jadi suami dulu baru jadi nabi. Kenapa? Karena jadi suami itu laboratorium paling berat bagi laki-laki ya dirumah (tangga)
Tahun 2005.
Harga minyak dunia sedang naik, subsidi BBM dari APBN membengkak.
Keadaan fiskal sempit, mau ini susah, mau itu susah. Mesti ada anggaran yang dilonggarkan.
Presiden SBY berkoordinasi dengan DPR dan MPR untuk meminta persetujuan.
Agar tidak makin membengkak, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan mengurangi subsidi.
Setelah disetujui, SBY, mengumumkan sendiri di TV nasional keadaan apa yang terjadi.
Apa yang sudah dia lakukan.
Dan keterpaksaan menaikkan harga BBM.
Dan sebagai kompensasi, masyarakat diberikan bantuan langsung tunai, sebagai pengganti subsidi BBM.
Tahun 2026
Malam hari, tiba-tiba Pertamax naik.
Gak ada angin gak ada hujan.
Dari 12 ribu jadi 16 ribu.
Tiga puluh persen lebih.
Siangnya Presiden Prabowo pidato di Lampung.
"Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir."
"Nyenyenye"
Brand ini dramanya gak selesai-selesai. Tiap bulan ada kasusnya.
Personally gak akan pernah saya beli. Terlalu virtue signalling brandingnya si paling cinta alam, gunung, lestari, fafifu tapi sama sesama manusia aja abai.
List kasus mereka:
1. Kasus kreator bikin review tapi dikirimin surat cinta hukum karena dianggap gak proper videonya.
2. Kasus kemarin KOL specialist mereka songong dan sombong banget ngomong ke KOL.
3. Sekarang kasus orang kerja jobdesc sebanyak ini, kontrak terus 9 tahun, putus kontrak info H-1.
Berarti bukan salah perseorangan ya. Tapi emang budaya kerja dan sistemnya ngaco.
Masih mau beli brand ini?
Salah satu penampilan sang Juara musim ini, act out sebagai guru. Namun, Mukmin yaa tetap Mukmin, tetap materi satir khas miliknya yang mengkritik tataran sosial saat ini, dan dideliver dengan sangat apik.
"Radit ada? Imannya ada gak tuh"
"Joko ada? Ohh pulang yaa, sebagai rakyat biasa"
"Raka ada? Ohh Raka nggak sekolah"
Masterpiece!
📽: Kompas TV
Dulu beli sepatu ini salah ukuran, lalu dikasih ke ipar yg ukuran kakinya cocok.
Mau beli lg degan ukuran yg pas tapi udah gak nemu lagi barangnya. Sad.
Habiburokhman Ke Dino Patti Djalal :"Jangan jadi si Paling KEMLU. Saya pikir gak ada ISTIMEWAnya juga Pak Dino"
Gila banget ini rezim, dikasih nasehat baik² bahkan dengan bahasa paling haluspun, kubu wowo serempak kesurupan..
Ini sekelas Pak Dino lho, gimana kalo rakyat, ya udah disiram air keras kalo gak diculik? 🙄
Locura que el equipo de tu ciudad gane la Champions y esa misma noche tengas en las calles al mismísimo Harry Potter luchando contra Voldemort por el alma de Hogwarts.
"Rupiah anjlok terhadap dolar AS. Sebetulnya, salah siapakah itu? Apa yang musti kita lakuken? Apa yang musti dibenahi oleh para penyelenggara negara?"
Bukankah akan sangat menggembirakan bagi kita apabila pejabat kita amat sangat mendengarkan pendapat para ahli dan praktisi?