Jgn pakai ukuran mesin apalagi AI utk menilai produktivitas manusia. Manusia bs lelah, bs salah, pnya ketakutan, & membutuhkan org lain. Mnjd manusia seutuhny butuh waktu utk belajar & berubah. Kita pny kerentanan, keterbatasan, dan tdk semua yg lambat itu inefisien.
Allah pasti melihat kesungguhan kita dlm berikhtiar, jd urusan hasil, serahkan sepenuhnya kpd Allah. Jangan terlalu sibuk memikirkan yg bkn kuasa kita. Fokuslah pd proses & ikhtiar terbaik, krn yg dihisab adalah kesungguhan, sedang berhasil atau tidaknya merupakan kehendak Allah.
Muak banget hidup di lingkungan yg terlalu ribet mempermasalahkan urusan hidup orang lain, bener-bener nguras energi banget, ditanggepin salah, ga ditanggapin ngelunjak bgt jadi manusia.”
Apapun yg terjadi, hidup ini terus berjalan maju dan nggak bisa diulang, yang perlu kita terima bahwa; semua orang berhak “datang” dan “pergi” kapan pun yang dia mau, dan menurutku dua-duanya itu bisa jadi pelajarannya berharga.
Pesan Abah: Nak, jangan pernah berharap kesempurnaan dari segala sesuatu, karena harapan semacam itu adalah pangkal kekecewaan, kamu harus belajar menyelaraskan ekspektasi, insyaallah kebahagiaan akan selalu terjaga, jadilah pemaaf, jadilah pemberi, dan jadilah pengasih."