Mungkin perlu memikirkan ulang cara menuju ke tempat demo.
Jakarta itu blusuk banyak gang dan kampung. Manfaatkan.
Akamsi bisa kasih saran lewat dari 8 penjuru lain kali … 🙏
Apakah Saya Bisa Sembuh, Dok?: Politik Wacana Homoseksualitas di Media (Sebuah Pengantar Menuju Debat di Era Digital) | talingtarung https://t.co/adIKEjqSW7
Saya sudah survei. Dibanding supermarket "normal" memang gak lengkap. Tapi soal penataan barang yg cuma ditumpuk di kardus itu memang justru jadi menarik. Kayak ngasih pengalaman baru. Soal harga orang akan punya beberapa pembanding, tapi ini tetap termasuk "murah".
Penasaran banget kenapa minimarket ini bisa kasih harga murah. Akhirnya aku searching kenapa dia bisa murah, dan sesuai apa yang aku lihat.
Bahasa gampangnya gini :
1. Tokonya biasa aja.
Mereka gak sewa tempat di lokasi mahal, seringnya di deket perumahan. Gak ada fasilitas yang berlebihan.
2. Barang ditaro langsung di kardus atau palet.
Rackingnya sederhana, planogram gak ribet, barangnya di display langsung dengan kardusnya di rak display.
3. Hanya jual barang penting.
Yang dijual itu barang-barang kebutuhan sehar-hari. Kaya beras, minyak goreng, sabun, deterjen, susu. Karena barang pasti cepet laku, dan mereka beli dalam jumlah banyak, maka harga dari pemasok lebih murah.
4. Promonya gak ribet.
Harga udah rendah dari awal, dan harganya stabil. Kaya contoh air mineral di bawah, 1.5L cuman 2.400. Di minimarket lain, kurasa blm ada.
Kalian sering belanja di minimarket ini gak?
Gaes...kenapa sih kalian gampang bgt kegiring sama isu LGBT ini? Recehin ajalah! Percaya deh, realitas yg kalian hadapi di luar sana tuh paling mentok cuma panjangnya antrean salted bread dan naiknya harga kopi tuku! Serius! LGBT itu hal yg ghaib!
Orang twitter kaget tirta cipeng homophobic, terus besok kaget adalagi yg homophobic, mungkin kita semua harus sudah sadar bahwa warga indonesia memang queerphobic sampai terbukti sebaliknya, kalau ada yg permisif sama homo maka itu privat atau selibat
🚨 BREAKING NEWS 🚨
Gelombang protes warga terkait beredarnya video asusila sesama jenis di salah satu tempat hiburan malam (THM) mencapai puncaknya. Hari ini aliansi gabungan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam bersama organisasi pemuda menggelar aksi demo.
#InfoKarawang
Salah satu indikator ekonomi itu bisa dilihat pada perilaku pembeli rokok: kalau makin banyak yg beli ketengan, berarti kondisi sedang tidak baik2 saja. Huehehe