@itscinat ada yang ngerasa pulang kerja tuh harus senyaman mungkin juga? makanya pilih Pulang Nyaman Green SM biar ga makin capek. #PulangNyamanGreenSM
iseng keluar sebentar ternyata keterusan muter-muter kota. Malming Hemat Green SM bikin gak terlalu khawatir sama budget malam ini. #MalmingHematGreenSM
Melalui Program Mahasiswa Berdampak, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan berkontribusi aktif dalam pemulihan sektor pertanian.
Mereka menghadirkan pendekatan agroekologi, memanfaatkan bahan organik sebagai media tanam, serta membuat pupuk organik cair untuk memulihkan kesuburan lahan terdampak banjir.
Langkah ini tidak hanya menghidupkan kembali lahan pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan lokal, menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana mencakup kerja sama, inovasi, dan penerapan ilmu pengetahuan untuk manfaat jangka panjang.
#satgasprr #sumaterabangkit
#diktisaintekberdampak #tapsel
Untuk mendukung kebangkitan usaha warga terdampak, pemerintah menghadirkan berbagai kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM penyintas bencana.
Berbagai kebijakan khusus diberikan, mulai dari masa tenggang pembayaran (grace period), penyederhanaan persyaratan, hingga keringanan suku bunga.
Langkah ini bertujuan membantu pelaku usaha memperoleh modal kerja yang dibutuhkan untuk memulai kembali aktivitas usaha dan mempercepat pemulihan ekonomi keluarga.
#satgasprr
#sumaterabangkit
#umkm
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,4 triliun untuk mendukung percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
Pembangunan hunian tetap merupakan prioritas karena menjadi fondasi bagi masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan, memulihkan aktivitas ekonomi, serta membangun masa depan dengan lebih baik.
@FirzaHusain Kehadiran Afi Kalla Makasar dalam berbagai kegiatan masyarakat menunjukkan komitmennya untuk terus dekat dengan warga. Figur seperti ini yang diharapkan mampu membawa gagasan baru dan membangun daerah secara berkelanjutan. #SjafrieSAfiekalla
Kuliah di kampus "Top Tier" demi gengsi, atau pilih kampus yang kasih jaminan masa depan?
Realitasnya: Perusahaan nggak cuma butuh ijazah mentereng, tapi kesiapan kerja. Banyak yang lulus dengan IPK tinggi tapi "bingung" mau ke mana karena kurikulum yang nggak sinkron sama industri.
Di IT PLN, polanya dibalik. Bukan Kuliah dulu baru cari kerja, tapi Kuliah untuk disiapkan kerja. Lewat skema ikatan kerja, mahasiswa dididik langsung sesuai kebutuhan sektor energi.
Pertanyaannya: Masih mau ngejar label "Mahasiswa Kampus X" atau mau jadi "Karyawan Masa Depan?
Pilihan ada di tanganmu. Tapi ingat, tagihan masa depan nggak bisa dibayar pakai nama besar almamater.
Lagi puasa tapi pengen tetep keliatan fresh? semprot dikit Glad2Glow G2G Serum Spray langsung muka kaca vibesnya dapet #G2GSerumSpray#MukaKaca#RacuninMakeup