@jyskyjy@mownohoes point gua kan ejekan fisik, case nya yang sama kaya kazka. include (meme bahlil, parodi anis prabowo gibran, tonggosnya timoti dll) justru harusnya gak ada ruang untuk bullying, mau dia orang baik atau jahat ya ga berhak being clowned. so kenapa gua bilang standar ganda
@Matem4tika@mownohoes yaudah, kritik kebijakannya toh siapapun itu yang melakukan kejahatan publik bukan diserang personally(fisik). the point is “bullying” perilakunya bukan siapa objeknya. orang baik maupun orang jahat ga berhak di bully kan, if bad person berhak di bully bukannya itu standar ganda?
@MainVillainn@mownohoes bullying and clowing atau penghinaan terhadap fisik seharusnya merata, mau dia orang baik maupun jahat, kalau person nya melakukan kejahatan secara naratif maupun kebijakan ya bukan fisiknya yang diserang, begitupun orang baik ya jadi gak ada ruang untuk bullying. That’s my point
@jenniferareas_ justru gua meluruskan agar tidak standar ganda, mau orang baik atau jahat sekalipun ya ga berhak di bully khususnya secara fisik, kalo pejabat salah ya salahin kebijakannya bukan bully fisiknya, that’s my point dude, keep hating people till u die dude secerdas apa lu nolol”in
@jenniferareas_ The point is the “bullying” or “clowing” person as an object. no matter how bad the object has done smthng, bullying is bullying. pointnya kan di tindakannya, tidak ada ruang untuk bullying atau ejekan no matter how bad someone has done smthng atau bahkan orang baik sekalipun