Lewat di tl langsung bikin diem bentar. Merinding beneran denger doanya
“Jika bapak mengkhianati rakyat, maka saya orang pertama yang bersaksi di hadapan Allah SWT dan meminta melipat gandakan siksaan Bapak di Neraka”
UAH Kepada Prabowo.
Ngeri bgt, urusan amanah rakyat emang taruhannya langsung akhirat. Jangankan jd pemimpin, jd rakyat yg denger kalimat ini aja langsung deg-degan bgt 😭
Rundown 1 Syawal 1447 Hijriah. Day 1.
01.00 Ga bisa tidur
04.30 Bangun, Subuhan
05.00 Dimarahin karena tidur lagi
05.10 Mandi,
05.30 Masih mandi, diteriakin jangan kelamaan mandi.
05.45 Selesai Mandi. Dimarahin ibu/sodara kelamaan mandi. Mulai Pilek.
06.00 Selesai dandan, disuruh buru buru berangkat atau disuruh ngunci rumah. Pilek
06.10 mau berangkat kebelet berak
06.20 Selesai Berak, Jalan ke Lapangan
06.30 Tiba di Lapangan. Takbiran. Mepet Jam solat
06.35 Screening lokasi solat.
07.00 Selesai Solat, Beberes
08.00 Salaman, makan Opor
08.30 Mulai nerima tamu
11.00 Bosen. Tamu udh jarang dateng. Mulai ganti kostum
12.00 Ketiduran di tiker. Pipi dan sebagian tangan ngejiplak pola tiker plastik.
13.30 Dibangunin sodara ngajak nyari bakso
mendengarkan seluruh wawancara, khususnya cuplikan ini, saya berpikir dan merenung panjang.
dan saya kira saya mesti mengoreksi catatan saya.
saya berpikir ini bukan lagi hanya tentang para pembisik atau orang-orang di sekitar pak prabowo. ini memang pak prabowo sendiri -dengan pendirian dan pandangannya sendiri. para pembisik dan orang dekat yg ABS hanya memperparah situasi ini. mungkin saya salah, tapi itu tercermin jelas dari wawancara sekian jam tersebut, dan cuplikan singkat ini.
and to all of you who have the responsibility of ensuring the president gets accurate information and acts accordingly, i bid you the best of luck and all the strength you need.
tetaplah sayang dan cinta pada negeri ini. tetaplah berisik. tetaplah kritik, bahkan protes, pada kebijakan pemerintah yang keliru -sembari terus berharap pemerintah mau memperbaiki diri dan memberi kesempatan orang-orang yang benar-benar mampu dan baik membantunya untuk itu.
kritik dan protes itu bukan makar. justru itu bentuk cinta terdalam kita pada republik ini.
setelah merhatiin latihan soal keponakan2 gw yang sekolahnya pake kurikulum cambridge... gw jadi sadar kenapa orang2 lain bisa pada pinter sedangkan gw masih goblok 🤦♂️