PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi untuk Pertamax dan Pertamax Green per Rabu (10/6/2026).
Jika sebelumnya harga Pertamax (RON 92) Rp 12.300, kini naik menjadi Rp 16.250 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) naik menjadi Rp 17.000 per liter, dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.
Baca di: https://t.co/0VswaYauMl
@ruangarsenal Yup betul, golden Premier League, you'll never sing that. Bahkan setelah 22 tahun Arsenal puasa gelar PL, pas juara lagi pun gak dapet yang gold.
@Indo_Gunner Bilang ke semua fans Arsenal yang bangsattt nan biadab kalau mau ngebanterin 4 klub ini minimal juara UCL. Baru kemarin juara EPL udah berasa juara UCL, kalau juara EPL doang mah Leicester City juga bisa kali 🤣
Mikel Arteta menanggapi unggahan Instagram Rayan Cherki setelah Arsenal kalah di final Liga Champions:
🗣️ “Dengar, saya sudah melihat unggahan yang berbunyi, ‘Tidak ada PGMOL yang membantu mereka memenangkan Liga Champions, haha.’
Sejujurnya, itu hanya ejekan murahan.
Ketika seseorang sedang emosional setelah sebuah final, saya mengerti orang bisa mengatakan berbagai hal.
Tapi mari bersikap serius — ini adalah Liga Champions, bukan Premier League. Tidak ada PGMOL di sini, tidak ada alasan, tidak ada narasi semacam itu.
Kami tidak kalah karena lelucon di media sosial. Kami kalah karena pada momen-momen penting kami tidak melakukan cukup banyak untuk memenangkan pertandingan.
Orang-orang boleh mencoba mengejek kami, membawa-bawa pembahasan Premier League ke dalamnya, dan memelintir cerita sesuka mereka...
Tetapi sepak bola ditentukan di atas lapangan, bukan di kolom komentar Instagram.
Arsenal akan menerima rasa sakit ini, belajar darinya, dan kembali lebih kuat.”
Lihatlah, dia tidak hanya penyebar link ilegal. Dia adalah seorang penyebar hoax handal.
Bagaimana tidak orang benci arsenal, kelakuan fans nya saja menjijikan seperti ini.
Mikel Arteta menanggapi unggahan Instagram Rayan Cherki setelah Arsenal kalah di final Liga Champions:
🗣️ “Dengar, saya sudah melihat unggahan yang berbunyi, ‘Tidak ada PGMOL yang membantu mereka memenangkan Liga Champions, haha.’
Sejujurnya, itu hanya ejekan murahan.
Ketika seseorang sedang emosional setelah sebuah final, saya mengerti orang bisa mengatakan berbagai hal.
Tapi mari bersikap serius — ini adalah Liga Champions, bukan Premier League. Tidak ada PGMOL di sini, tidak ada alasan, tidak ada narasi semacam itu.
Kami tidak kalah karena lelucon di media sosial. Kami kalah karena pada momen-momen penting kami tidak melakukan cukup banyak untuk memenangkan pertandingan.
Orang-orang boleh mencoba mengejek kami, membawa-bawa pembahasan Premier League ke dalamnya, dan memelintir cerita sesuka mereka...
Tetapi sepak bola ditentukan di atas lapangan, bukan di kolom komentar Instagram.
Arsenal akan menerima rasa sakit ini, belajar darinya, dan kembali lebih kuat.”
Obsesi kalian terhadap Arsenal sebenarnya malah membuatku tersanjung. Kalian mendoakan kehancuran kami karena klub kalian sendiri terlalu membosankan untuk dibicarakan.
Kami adalah tokoh utama dalam sepak bola, kalian semua hanyalah aktor pendukung dalam film dokumenter kami.
Edek gawe atau moal oge urang mah geus teu paduli. Atur-atur weh ku sorangan ayna mah. Nyoba ngajejeg keun nu jadi babaturan enggeus. Pilihan jadi lewih hade atau henteu na mah lain ti urang, ti maneh na sorangan.
Wakaka ini lebih lucu lagi...
City kalah dalam perebutan trofi Premier League musim ini. Lalu di after party mereka, Haaland angkat trofi Premier League mereka yang 2 musim lalu, seakan2 ia juaranya...
Tau malu dikit gitu lho... stay humble eh...