LGBT sama seni pasti akan berkolerasi karena seni itu (setidaknya di fakultas kesenian) pasti diarahkan untuk menjadi terbuka terhadap banyak isu. Salah satunya isu kemanusiaan bahkan sampai politik, kalo ditanya apa hubungannya sama LGBT ya karena mereka juga punya sejarah (+)
Lha pria berdandan feminin dan wanita berdandan maskulin dalam kesenian tradisional kita mah emang udah dinormalisasi dari lama.
Kenapa giliran hal yg sama di-interpretasi dalam medium seni modern terus lu pada heboh?
@banan4y_ crazy sih kalau masih bela met gala dan billionaires and compare it to the platforms yang bisa dipakai dan dimanfaatkan untuk speak up about what's happening with humanity.
@banan4y_ nih ya yg masih dukung met gala dan billionaires. met gala ini emang acara fundraising, TAPI fundraise ke museum dan ujungnya balik lg ke billionaires. most of billionaires don't care about us, about whatever happens in this world. and u guys think 'billionaires gada salah apa"?'
@renibaebaee@banan4y_ bedain acara yg bisa diskip dan ada alternatif sama platform yang bisa dipakai buat speaking up. makanya x nya dipake buat speak up about humanity, bukan buat hype met gala. 🙂↕️
Lebih parahnya mereka menuduh LGBT memaksa seolah² selama ini para homophobic ga memaksa LGBT untuk "tobat/sembuh" dengan berbagai ancaman pembunuhan dan kekerasan. Kok mereka gabisa ngaca ya sebelum ngomong itu?? Yang maksa selama ini justru mereka.
List argumen mereka :
- Tuhan menciptakan Adam dan Hawa, bukan Adam dan Asep
- Tidak ada agama yg membolehkan hubungan sejenis
- Lgbt menular seperti virus
- Lgbt pasti kena hiv
- Lgbt bikin manusia punah
- Lgbt = murtad
Apa lagi ya wkwk