Akan berlangsung lama dqn amerika akan kalah meskipun iran babak belur.
Iran dibantu rusia dan china untuk bertahan dan menjaga logistiknya.
Dia juga mempelajari kekalahan amerika di vietnam dan afganistan.
Pembangunan bunker pertahanan adalah salah satunya. -srg
Tidak Bisa Kembali Lagi | Pdt Bazatulo Bu'ulolo (Jakarta) & Ps Saut MS (Jakarta)
Edisi 28 Mei 2026 - 19.30 WIB
Bincang Malam GePAZ Ministry setiap Kamis Malam,
Pukul: 19.30 WIB (Live Streaming)
https://t.co/i4NDvpw4PE
Tentara Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan rudal "Orekhnik", "Iskander", "Dagger", dan "Zircon", serta rudal jelajah berbasis udara, laut, dan darat, serta kendaraan udara tak berawak (UAV) terhadap fasilitas komando militer, pangkalan udara, kata Kemenhan Rusia.
🚩DARI PENJARA KE ISTANA
Kurang bobrok apa pengelola negara ini. Indonesia tidak kehilangan orang cerdas, jujur dan mumpuni, tapi Indonesia kehilangan pemimpin yang berpikiran WARAS dan AMANAH!
Harus banyak ISTIGFAR wahai Rakyat!!
Iran mengalami kekurangan tempat penyimpanan minyak akibat blokade Selat Hormuz, dengan cadangan penyimpanan hanya tersisa selama 12-22 hari, - Bloomberg
Menurut dokumen yang bocordari Bank Sentral Rusia, pembekuan simpanan warga Rusia direncanakan pada 28 Mei 2026
Bank Sentral Rusia tidak memberikan komentar apa pun terkait kebocoran tersebut.
Bank Sentral Rusia berencana untuk "membekukan" simpanan warga Rusia, dokumen diduga bocor
Regulator sedang menyiapkan mengubah simpanan individu lebih dari 2,8 juta rubel menjadi sertifikat tabungan yang tidak dapat dibatalkan selama 3 tahun dengan tingkat bunga 18% per tahun
❗️Putin: Rusia akan melakukan semua yang sesuai dengan kepentingan Iran dan kawasan untuk mencapai perdamaian secepat mungkin. Rakyat Iran dengan berani dan heroik memperjuangkan kedaulatan mereka.
Iran belum yakin bahwa AS benar-benar siap untuk sepenuhnya beralih ke metode diplomatik untuk menyelesaikan konflik, kata Kepala Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Guys, KPK baru rilis sesuatu yang menurut gue harusnya jadi headline utama semua media hari ini.
KPK menemukan 8 potensi korupsi dalam program MBG dengan anggaran yang naik dari Rp71 triliun di 2025 menjadi Rp171 triliun di 2026.
Dan gue mau mulai dengan satu pertanyaan sederhana:
Kalau KPK sudah tahu kenapa belum ada yang diusut?
Delapan potensi korupsi yang KPK temukan:
- regulasi pelaksanaan lemah.
- mekanisme bantuan pemerintah
-pendekatan terlalu terpusat pada BGN.
- konflik kepentingan dalam penentuan mitra pelaksana.
- transparansi lemah.
- standar dapur belum terpenuhi.
- pengawasan keamanan pangan minimal.
- tidak ada indikator keberhasilan yang terukur.
Dan sekarang gue mau fokus ke hal yang paling mengganggu:
KPK punya tugas pokok berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2019 yang sangat jelas: menyelidiki, menyidik, menuntut, mengkoordinasi, mensupervisi, memantau, dan mencegah korupsi.
Bukan hanya membuat daftar potensi korupsi lalu minta perbaikan dengan sopan.
Kalau KPK sudah punya temuan 8 titik rawan korupsi dalam satu program dengan anggaran Rp171 triliun pertanyaannya bukan apa rekomendasinya?
Pertanyaannya adalah:
siapa yang sudah dipanggil untuk diperiksa?
Karena kalau jawabannya tidak ada maka KPK tidak sedang menjalankan fungsi penindakan.
KPK sedang menulis laporan tahunan.
Yang paling bikin gue tidak habis pikir:
Anggaran MBG naik 140% dalam satu tahun dari Rp71 triliun ke Rp171 triliun.
Hampir dua setengah kali lipat.
Dan di saat yang bersamaan KPK baru merilis laporan bahwa kerangka regulasi, tata kelola, dan mekanisme pengawasannya belum memadai.
Artinya anggaran naik duluan.
Sistemnya belum siap.
Dan KPK tahu ini.
Kalau ini terjadi di perusahaan swasta direksinya sudah dipanggil pemegang saham.
Kalau ini terjadi di lembaga donor internasional auditnya sudah dimulai dari hari pertama.
Tapi di sini yang keluar adalah tujuh rekomendasi yang akan dikirim ke BGN dan berharap mereka mau memperbaiki diri sendiri.
Dan ini yang paling gilanya
KPK punya wewenang untuk tidak hanya merekomendasikan tapi untuk menyelidiki.
Punya wewenang untuk memanggil.
Punya wewenang untuk menyita dokumen.
Punya wewenang untuk menetapkan tersangka.
Tapi yang keluar dari lembaga ini soal MBG sampai hari ini baru sebatas laporan tahunan dan tujuh rekomendasi tertulis.
Sementara di survei publik 88% responden bilang manfaat MBG lebih banyak dinikmati pejabat dan pengelola dapur.
Hanya 6,5% yang dirasakan anak-anak sebagai penerima yang seharusnya.
Sementara puluhan kasus keracunan terjadi tanpa ada satu pun SPPG yang dicabut izinnya secara publik.
Sementara Rp1,6 miliar habis untuk sikat dan semir sepatu dengan harga tiga kali lipat pasar.
Dan KPK merekomendasikan agar sistem pelaporan keuangannya diperbaiki.
Tugas KPK bukan hanya menulis laporan tentang potensi korupsi.
Tugas KPK adalah menindak korupsi.
Kalau 8 potensi korupsi sudah teridentifikasi dalam satu program dengan anggaran Rp171 triliun dan tidak ada satu pun langkah penindakan yang dimulai maka yang perlu dipertanyakan bukan hanya tata kelola MBG.
Yang perlu dipertanyakan adalah apakah KPK masih punya nyali untuk menjalankan fungsinya??
atau hanya punya kemampuan untuk mendokumentasikan masalah yang tidak akan pernah diselesaikan.
Karena rakyat Indonesia tidak butuh dokumen tentang korupsi yang mungkin terjadi.
Rakyat butuh seseorang yang berani menindak korupsi yang sudah terjadi.
kalo kpk aja gk berani ??
berharap kesiapa lagi kah kita rakyat ??
Iran menutup Selat Hormuz
Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran menyatakan bahwa Teheran akan mengontrol lalu lintas di Selat Hormuz sampai perang berakhir dan perdamaian yang berkelanjutan tercapai.
🇮🇩 Indonesian Police (Korps Brimob) Personnel Data Allegedly Leaked
A threat actor has shared what they claim is a large dataset مرتبط بـ Korps Brimob (Indonesian National Police unit), offering it publicly for download.
📊 Key Claims:
• ~2.49 million records
• Dataset reportedly includes personnel data (as of Aug 2025)
• Shared freely via external file link
• Sample records expose structured internal data
📄 Data Allegedly Includes:
• Names, ranks, positions
• National ID numbers (NIK)
• Email addresses and phone numbers
• Organizational units and assignments
• Additional internal metadata
🧠 Threat Intelligence Insight:
• Law enforcement datasets are highly sensitive due to:
Operational security implications
Risk of targeting officers and units
Free distribution suggests:
Intent to maximize exposure and impact
Possible hacktivist or reputational motive
⚠️ Potential Risks:
• Targeting of police personnel
• Social engineering and impersonation attacks
• Exposure of internal organizational structure
📊 Status: Unverified — based on underground forum post
⸻
💬 When law enforcement data is exposed, the threat extends beyond cyber — into physical risk.
#CyberSecurity #ThreatIntel #DataBreach #Indonesia #LawEnforcement #DarkWeb #DDW
PERNAH MIKIR NGGAK , KENAPA AMERIKA UTANGNYA TEMBUS RATUSAN RIBU TRILIUN RUPIAH , TAPI NEGARANYA NGGAK BANGKRUT-BANGKRUT? JAWABANYA BUKAN KARENA MEREKA PINTAR BISNIS, TAPI KARNA SATU SISTEM LICIK BERNAMA ......
1. Awal Mula Skema (The Origin Story)
Balik ke tahun 1974. Waktu itu Dolar AS lagi loyo karena udah nggak di-back up sama emas murni. Terus, otak geopolitik AS, Henry Kissinger, dateng ke Arab Saudi bawa deal yang nggak mungkin ditolak. Ini adalah barter Security for Currency. AS ngasih jaminan keamanan militer absolut buat keluarga Kerajaan Saudi. Syaratnya cuma satu: Arab Saudi (dan pelan-pelan seluruh OPEC) hanya boleh jual minyak pakai mata uang Dolar AS (USD). Deal done.
2. Permintaan Buatan (The Synthetic Demand)
Nah, di sini jeniusnya. Bayangin, seluruh negara di bumi ini butuh minyak, kan? Buat nyalain pabrik, ngisi bensin tank, sampai logistik makanan. Karena belinya wajib pakai Dolar, mau nggak mau semua negara harus nyari Dolar. Ini namanya Synthetic Demand (permintaan buatan). Amerika cukup modal mesin cetak buat nge-print kertas hijau, sementara negara lain (termasuk kita) harus nukerin keringat, sumber daya alam, dan barang manufaktur demi dapetin kertas hijau itu
3. Duitnya Muter Balik (Petrodollar Recycling)
Terus, triliunan Dolar yang diterima Arab Saudi dari jualan minyak lari ke mana? Ditaruh di bawah kasur? Jelas nggak. Uang itu wajib "diputer balik" ke Wall Street buat beli surat utang Amerika (US Treasuries). Plot twist-nya: Secara nggak sadar, seluruh negara di dunia yang beli minyak pakai Dolar, lagi patungan nombokin defisit anggaran Amerika dan nyeponsorin militer mereka. Gila, kan?
4. Dolar Dijadikan Senjata (Weaponization of Currency)
Ini bagian paling dark-nya, karena semua transaksi Dolar harus lewat sistem clearing bank AS atau SWIFT, Amerika punya akses "tombol mati" buat negara mana pun. Dalam geopolitik, ini disebut Weaponized Interdependence. Kalau ada negara yang berani ngelawan agenda Washington, AS tinggal pencet tombol sanksi. Akses mereka ke Dolar ditutup. Dalam semalam, negara itu nggak bisa ekspor-impor dan ekonominya mati kelaparan. Ini senjata pemusnah massal tanpa perlu buang rudal.