Semenjak aku lebih terpapar ✨️ everything is political ✨️, ini yang paling sering aku tanyakan ke diri sendiri. Kenapa orang-orang lebih pilih meromantisasi hidup frugal dibanding mempertanyakan kenapa mesti frugal? Itu loh pejabat, skill nol, gaji mantap betol.
Tepung tapioka yg tadinya sekilo cumann 8-10k sekarang 16k, tepung ketan yg tadinya satu wadah 11k sekarang 23k, beras jga sekilo udah 17k, iki lek biaya hidup gak diturunke dewe kon mangan katul ta piye?, pemerintah dlogok
Emang pada ga mau ya work life balance? Ga mau kah punya 1 kerjaan tapi bisa mencukupi kehidupan sehari-hari, bisa buat invest/nabung, bisa buat healing, bisa buat sedekah, bisa buat kasih ortu. Ga mau kah??
Mimpi basah gue banget hidup kek gini, the real when ya? 🥺
Gw gak mau hidup frugal. Gw mau a kinder life, I want everything to be affordable, to be able to live without worrying about what to eat tomorrow. Man, even with my savings, I’m always mindful of my expenses. So if you wanna tell me to mind my gaya hidup maybe u shud stfu bro.
buah, daging, sayur mahal di negara tropis. ikan mahal di negara maritim. minyak goreng mahal di negara sawit. penghasilan rendah di negara kaya sumber daya. wkwkwk, what a country 🥰
Begini.
Di pikiran netizen X, eat the rich itu untuk menyasar orang-orang superkaya.
Di pikiran akar rumput tidak begitu. Eat the rich ketika sampai di mereka, akan jadi justifikasi merampok toko kelontong bahkan tetangga yang mereka anggap kaya.
Ketimpangan finansial memang selebar itu, tapi jurang pemahaman juga sedalam itu.
Makanya, hati-hati pakai frasa tertentu.
Apapun itu, besoknya bisa bagus lagi, bisa jadi lebih indah setelah dirusak.
Coba Memulihkan hutan, butuh waktu berapa puluh tahun?
Emang situ nantinya ngirup oksigen dari beton-beton yang berdiri di Kota?
bangunan atau tugu kena coretan demonstran dan tiba-tiba semua orang peduli soal vandalisme, merusak cagar budaya, yadda yadda
tapi hutan 1jt++ hektare, cagar alam yang digaung-gaungkan jadi “paru-paru dunia” dibiarin kebakar macam gaada yang peduli ntuh
bagi yg gapernah ke pasar sekarang vs tahun lalu:
gas melon 22-24k (dari 18k)
1kg beras standar 15k-18k (dari 13k)
air galon 19-22k (dari 17k)
gula 1kg 17k (dari 14k)
telor 1btr 2k-2500 (dari 1.500)
minyak 1ltr 20-22k (dari 17k)
Padahal frasa eat the rich tuh buat kelas borjuis artinya org2 yg punya modal, machine, material. Kalo lu termasuk yg DIPERKERJAKAN berarti masih kelas pekerja alias proleter.
when that one mofo just casually post a gorgeous pics of himself and i cant even like them bcs hes too unattainable and i fear i have missed my chance years ago lol